Haji 2026 Aman, Arab Saudi Jaga Stabilitas Kawasan
Pemerintah Arab Saudi memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 tetap berjalan sesuai rencana meski situasi geopolitik kawasan tengah memanas.
Kepastian tersebut disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Ia menegaskan kondisi keamanan di negaranya hingga saat ini masih stabil dan terkendali.
“Sejauh ini Arab Saudi dalam keadaan aman dan stabil. Pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai rencana,” ujar Faisal.
Menurutnya, pemerintah Arab Saudi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi regional guna memastikan seluruh tahapan persiapan ibadah haji berjalan lancar.
Ia juga memastikan tidak ada perubahan kebijakan terkait penyelenggaraan haji hingga saat ini.
Selain itu, Faisal turut menyinggung dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang belakangan mengalami peningkatan ketegangan.
Ia menyampaikan bahwa Arab Saudi mengecam keras serangan yang disebut dilakukan oleh Iran terhadap negaranya serta sejumlah negara di kawasan Teluk.
Menurutnya, aksi tersebut berpotensi memperburuk hubungan antarnegara dan memicu eskalasi konflik yang lebih luas.
“Serangan yang terus terjadi telah menimbulkan ketidakpercayaan di antara negara-negara di kawasan,” tegasnya.
Faisal menambahkan bahwa stabilitas kawasan menjadi faktor penting, tidak hanya bagi keamanan regional, tetapi juga bagi kelancaran agenda internasional seperti ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi berharap situasi dapat segera mereda sehingga seluruh aktivitas, termasuk penyelenggaraan haji, dapat berlangsung dengan aman dan tertib.





