Trump Klaim Iran Izinkan Kapal AS Lewat Selat Hormuz

FILE PHOTO: U.S. President Donald Trump waves as he arrives at Palm Beach International Airport in West Palm Beach, Florida, U.S., January REUTERS/Carlos Barria/File Photo

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim adanya perkembangan positif dalam dinamika hubungan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Teheran telah memberikan sinyal terbuka terkait kemungkinan meredanya konflik, salah satunya melalui izin melintas bagi kapal tanker minyak milik Amerika Serikat.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah kapal tanker telah diperbolehkan melintasi Selat Hormuz, yang selama ini menjadi titik krusial dalam perdagangan energi global.

“Untuk menunjukkan bahwa kami serius dan solid, mereka mengizinkan delapan kapal tanker minyak lewat,” ujar Trump.

Ia kemudian menambahkan bahwa total kapal yang telah mendapatkan izin melintas mencapai 10 unit dalam beberapa hari terakhir.

Trump menilai langkah tersebut sebagai bentuk itikad baik dari Iran untuk membuka kembali ruang dialog. Ia bahkan menyebutnya sebagai “hadiah” yang menunjukkan kesiapan Teheran kembali ke meja perundingan.

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai jalur vital yang dilalui sebagian besar distribusi minyak dunia. Setiap gangguan di wilayah ini kerap berdampak langsung pada lonjakan harga energi global.

Namun demikian, klaim yang disampaikan Trump belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Iran. Kondisi ini membuat pasar dan pengamat internasional tetap bersikap hati-hati.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, justru menyampaikan pernyataan yang berlawanan.

Ia menegaskan bahwa wilayah Selat Hormuz masih tertutup bagi pihak yang dianggap sebagai “musuh bebuyutan”, khususnya selama situasi konflik belum mereda.

Perbedaan pernyataan dari kedua pihak ini menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik masih berada dalam fase yang belum stabil, meskipun sinyal diplomasi mulai muncul di permukaan.

Tutup