Pemerintah Genjot Renovasi Sekolah di Indonesia

Buruknya kondisi bangunan di SD Negeri Sukadaya 02, Kampung Pengarengan, Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jumat (26/8/2022). FOTO : Kuncoro WR/terkenal.co.id

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan transformasi besar di sektor pendidikan nasional. Pembenahan tersebut mencakup perbaikan infrastruktur sekolah hingga modernisasi sistem pembelajaran berbasis teknologi digital.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (21/3/2026), Prabowo menyebut bahwa pemerintah tengah mempercepat program renovasi sekolah secara masif sebagai bagian dari prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan, target renovasi mencapai 300 ribu sekolah dalam kurun waktu lima tahun. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibanding capaian sebelumnya.

“Tahun lalu kita renovasi sekitar 17 ribu sekolah. Tahun ini meningkat menjadi 70 ribu, dan tahun depan kita targetkan bisa mencapai 90 ribu sekolah,” ujar Prabowo.

Menurutnya, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak dan mendukung perkembangan siswa di seluruh wilayah Indonesia.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong akselerasi digitalisasi pendidikan. Transformasi ini dilakukan untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi global yang semakin pesat.

Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini lebih dari 288 ribu papan pintar interaktif telah disalurkan ke berbagai sekolah, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perangkat tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, sekaligus membantu guru dalam menyampaikan dan mengulang materi secara lebih efektif.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sistem pembelajaran terpusat berbasis teknologi. Melalui skema ini, guru-guru terbaik akan mengajar dari studio khusus dan materinya dapat diakses oleh sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar.

“Dengan sistem ini, sekolah yang kekurangan guru tetap bisa mendapatkan akses pengajaran berkualitas. Bahkan proses belajar mengajar bisa dipantau secara langsung,” jelasnya.

Ia menilai langkah tersebut menjadi solusi strategis untuk mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan antar daerah yang selama ini masih menjadi tantangan.

Prabowo menegaskan bahwa reformasi pendidikan merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan daya saing bangsa.

“Pendidikan adalah kunci. Kalau kita ingin meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, kualitas sumber daya manusia harus kita perkuat,” tegasnya.

Tutup