Ria Ricis Akui Rumah Terasa Sepi
Suasana Idul Fitri tahun 2026 membawa nuansa yang berbeda bagi YouTuber Ria Ricis. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, ia harus merayakan hari kemenangan tanpa kehadiran keluarga di rumahnya di Jakarta.
Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar anggota keluarganya memilih merayakan Lebaran di tempat berbeda. Sang ibunda diketahui berangkat ke Kairo bersama kakaknya, Oki Setiana Dewi. Sementara kakak lainnya, Shindy Putri, pulang ke kampung halaman suaminya di Pekanbaru.
Ricis mengaku, perbedaan suasana ini cukup terasa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang selalu diwarnai kebersamaan keluarga besar. Kini, ia hanya merayakan Lebaran bersama sang buah hati di rumah.
“Lebaran tahun ini beda dari tahun lalu. Kalau dulu ramai, sekarang cuma sama anak saja,” ungkapnya.
Meski suasana terasa lebih sepi, Ricis berusaha tetap menjalani hari raya dengan penuh makna. Ia mengaku kesibukan selama Ramadan hingga Lebaran cukup membantu mengalihkan rasa kesepian yang dirasakannya.
“Dari awal puasa sampai sekarang banyak aktivitas, jadi tidak terlalu terasa sepi,” ujarnya.
Untuk mengisi momen Lebaran, Ricis berencana melakukan ziarah ke makam keluarga sebelum melanjutkan silaturahmi bersama teman-temannya. Langkah ini menjadi cara sederhana untuk tetap merasakan hangatnya kebersamaan di hari raya.
Di tengah situasi tersebut, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan Ricis kembali membuka hati untuk pasangan hidup. Namun, ia menegaskan bahwa urusan jodoh bukan menjadi prioritasnya saat ini.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah membangun kehidupan bersama anak serta mengembangkan tanggung jawab yang sudah ada, termasuk pekerjaan dan tim yang ia kelola.
“Kalau jodoh, saya serahkan saja. Tidak sedang dicari,” katanya.
Ricis juga mengungkapkan tengah memprioritaskan pembangunan rumah untuk anaknya, Moana, yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Ia berharap hunian tersebut bisa menjadi tempat yang nyaman untuk keluarganya ke depan.
“Kalau Allah kasih, alhamdulillah. Kalau belum juga tidak apa-apa,” tam





