Hujan Guyur Masjidil Haram di Hari Terakhir Ramadan 2026
Suasana penghujung Ramadan di Masjidil Haram diwarnai turunnya hujan saat ribuan jemaah memadati area masjid untuk beribadah. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (19/3/2026), yang merupakan hari terakhir bulan suci Ramadan di Arab Saudi.
Momen hujan ini berlangsung di tengah aktivitas ibadah yang tetap berjalan khusyuk. Meski diguyur air dari langit, para jemaah tidak beranjak dan tetap melanjutkan ibadah di pelataran masjid, menciptakan suasana religius yang penuh haru.
Sejumlah video yang beredar di media sosial turut memperlihatkan derasnya hujan membasahi area sekitar Ka’bah, dengan jemaah yang tetap bertahan di tempat mereka. Peristiwa ini pun menjadi perhatian luas dan disebut sebagai momen langka yang sarat makna spiritual.
“Hujan di Masjidil Haram pada malam terakhir Ramadan,” demikian keterangan dalam salah satu video yang beredar.
Sementara itu, otoritas setempat sebelumnya telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026). Keputusan tersebut diambil setelah hilal tidak terlihat pada proses rukyatul hilal.
Dengan demikian, hari Kamis (19/3/2026) menjadi penutup resmi Ramadan di Arab Saudi, sekaligus malam takbiran menjelang perayaan Idulfitri.
Turunnya hujan di momen sakral tersebut kerap dimaknai oleh sebagian umat sebagai simbol keberkahan. Terlebih, peristiwa itu terjadi saat jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Masjidil Haram untuk menutup ibadah Ramadan dengan penuh kekhusyukan.





