Jelang Mudik Lebaran, Plt Bupati Bekasi Pastikan Pos Pengamanan Siap Layani Pemudik

Sebagai bagian dari pengecekan kesiapan, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah titik pengamanan pada Selasa (17/3/2026). Foto: Prokopim Bekasi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya yang digelar bersama Polres Metro Bekasi. Langkah ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor guna menjamin perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.

Sebagai bagian dari pengecekan kesiapan, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah titik pengamanan pada Selasa (17/3/2026).

Rangkaian peninjauan dimulai dari Markas Komando Polres Metro Bekasi, dilanjutkan ke Pos Pelayanan Rest Area Km 19B, Pos Terpadu Gedung Juang Tambun, hingga Pos Pengamanan SGC. Kunjungan ini difokuskan pada pengecekan kesiapan personel, fasilitas, serta kualitas layanan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Asep menyampaikan bahwa secara umum seluruh pos yang disiapkan telah berfungsi optimal dan didukung fasilitas yang memadai.

“Dari hasil peninjauan, kami melihat pos pelayanan dan pos terpadu sudah berjalan dengan baik. Kehadiran layanan kesehatan, dukungan Jasa Raharja, serta fasilitas lainnya menunjukkan kesiapan yang cukup matang,” ujarnya.

Menurutnya, penempatan pos di sejumlah titik strategis menjadi faktor penting untuk memastikan pemudik memiliki akses terhadap layanan darurat maupun tempat istirahat yang aman.

“Kami memastikan titik-titik strategis sudah terjangkau. Pemudik bisa beristirahat dengan aman dan mendapatkan layanan yang dibutuhkan selama perjalanan,” katanya.

Pemerintah daerah juga memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 hingga H-2 Idulfitri, terutama pada malam hari. Untuk itu, kesiapsiagaan personel dan pengaturan lalu lintas terus ditingkatkan.

“Kami perkirakan lonjakan kendaraan terjadi pada H-3 dan H-2, khususnya malam hari. Antisipasi sudah kami siapkan melalui penguatan personel dan rekayasa lalu lintas,” jelas Asep.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penertiban titik putar arah ilegal yang selama ini kerap memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami akan menutup titik putar balik ilegal sebagai langkah preventif demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Selain pengamanan fisik, edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama, terutama terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan jauh.

“Kami mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri saat lelah. Manfaatkan pos terpadu untuk beristirahat dan memeriksa kondisi kesehatan maupun kendaraan,” tambahnya.

Pos terpadu Operasi Ketupat Jaya di Kabupaten Bekasi dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari layanan kesehatan gratis, pos siaga SAR, posko BPBD, layanan Jasa Raharja, ruang laktasi, musala, hingga bengkel motor gratis.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menegaskan pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk mengawal kelancaran arus mudik.

“Kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan. Jika lelah, segera beristirahat di pos pelayanan yang tersedia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengaturan lalu lintas, penanganan titik rawan, serta koordinasi dengan Polda Metro Jaya terus diperkuat guna memastikan perjalanan mudik berlangsung tertib.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan, arus mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berjalan kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Tutup