Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026 masih menyisakan duka sekaligus perhatian luas dari masyarakat. Musisi yang dikenal melalui berbagai karya musiknya itu meninggal dunia setelah lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Namun di tengah suasana berkabung, muncul fenomena lain di media sosial. Sejumlah akun mulai mengaitkan kabar wafatnya Vidi dengan berbagai ramalan yang diklaim telah dibuat sebelumnya.
Konten semacam itu pun memicu reaksi keras dari presenter sekaligus podcaster Deddy Corbuzier. Ia menilai upaya mengaitkan kematian seseorang dengan prediksi paranormal sebagai tindakan yang tidak etis.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Deddy secara terbuka melontarkan peringatan kepada pihak-pihak yang memanfaatkan kabar duka tersebut demi meningkatkan popularitas atau engagement di media sosial.
Menurut Deddy, klaim bahwa seseorang telah memprediksi kematian Vidi Aldiano merupakan bentuk eksploitasi terhadap peristiwa yang seharusnya dihormati.
“Kalau sampai ada peramal palsu yang berani bilang sudah memprediksi Vidi akan meninggal hanya untuk menaikkan popularitas, saya kejar Anda sampai ke liang kubur,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Pernyataan tegas itu diduga muncul setelah bermunculan konten yang mengklaim telah mengetahui lebih dulu soal usia Vidi yang disebut tidak panjang.
Di sisi lain, sebagian warganet sempat mengaitkan peringatan Deddy dengan sosok peramal publik Hard Gumay, yang selama ini dikenal kerap menyampaikan prediksi terkait kehidupan para selebritas.
Meski demikian, sejumlah netizen menilai tudingan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Dalam salah satu pernyataannya sebelumnya, Hard Gumay menyebut sosok artis yang diprediksi meninggal pada 2026 memiliki ciri usia di atas 40 tahun.
Sementara itu, Hard Gumay juga diketahui turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Vidi Aldiano di media sosial tanpa menyinggung ramalan yang pernah ia ungkapkan sebelumnya. Perdebatan mengenai isu ini pun masih ramai diperbincangkan di kalangan warganet.




