Ekosistem PNM Dorong Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Cipta Lapangan Kerja
Dampak pandemi Covid-19 tak hanya mengguncang perekonomian nasional, tetapi juga memukul ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama keluarga prasejahtera. Banyak kepala keluarga kehilangan pekerjaan, memaksa ibu rumah tangga mengambil peran sebagai penopang utama ekonomi keluarga.
Di tengah situasi tersebut, pemberdayaan berbasis komunitas menjadi salah satu kunci pemulihan. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) terus membangun ekosistem pemberdayaan berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Ibu Ika Astuti, nasabah PNM Mekaar Unit Cibitung 2, Cabang Bekasi, yang bergabung sejak 2022. Ia mulai merintis usaha rumahan setelah suaminya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pandemi.
Berbekal pembiayaan awal sebesar Rp3 juta, Ibu Ika mengembangkan usaha kue rumahan sesuai keahliannya. Seiring waktu, usaha tersebut tumbuh berkat pendampingan intensif yang tidak hanya sebatas akses permodalan.
PNM memberikan penguatan kapasitas melalui pelatihan usaha, pemasaran digital, serta fasilitasi legalitas usaha seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Pendampingan tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing produknya.
Kini, pembiayaan usaha Ibu Ika meningkat menjadi Rp6 juta, seiring perkembangan omzet dan skala produksinya.
Dampak pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada pertumbuhan usaha. Ekosistem PNM turut membuka peluang kerja bagi generasi berikutnya. Anak Ibu Ika kini bergabung sebagai Account Officer PNM, posisi yang berperan langsung dalam mendampingi dan memberdayakan nasabah lainnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan PNM bersifat menyeluruh.
“Kisah ini mencerminkan pendekatan pemberdayaan PNM yang holistik, di mana pendampingan usaha dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas, termasuk membuka akses terhadap lapangan pekerjaan bagi anggota keluarga nasabah. Melalui ekosistem tersebut, PNM tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi generasi berikutnya,” ujarnya.
Melalui ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi, PNM tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai katalisator transformasi sosial dan ekonomi di tingkat keluarga. Model ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat menciptakan efek berantai—dari penguatan usaha mikro hingga terbukanya kesempatan kerja lintas generasi.





