Pegiat Medsos Jhon Sitorus Kritik Kondisi Sekolah di Kabupaten Bekasi

Seluruh ruangan kelas Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Bekasi bocor. Tak hanya itu, sejumlah jendala di ruangan kelas juga tak ada kacanya.

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti kondisi sarana pendidikan di Kabupaten Bekasi yang dinilainya memprihatinkan. Sorotan tersebut disampaikan Jhon melalui pernyataan publiknya yang menyinggung kondisi bangunan SD Negeri Telajung 01, Kabupaten Bekasi, yang dianggap tidak memenuhi standar kelayakan sebagai sekolah.

Menurut Jhon, kondisi sekolah tersebut mencerminkan lemahnya prioritas pemerintah dalam menempatkan pendidikan sebagai agenda utama pembangunan. Ia menilai ironis karena sekolah dengan kondisi demikian berada tidak jauh dari pusat pemerintahan negara.

“Hanya berjarak puluhan kilometer dari Istana Negara, kondisi SD Negeri Telajung 01 Kabupaten Bekasi tampak jauh dari kata layak sebagai lingkungan belajar,” ujar Jhon dalam pernyataannya di Instagram.

Ia menyebut, bangunan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi siswa justru menunjukkan wajah lain dari sistem pendidikan nasional. Jhon menegaskan, apa yang terjadi di SDN Telajung 01 hanyalah satu contoh dari banyak persoalan pendidikan yang belum tertangani secara serius.

Lebih lanjut, Jhon mempertanyakan kondisi sekolah-sekolah di wilayah tertinggal jika sekolah yang berada di kawasan penyangga ibu kota saja masih menghadapi persoalan mendasar.

“Jika sekolah yang dekat dengan pusat kekuasaan saja kondisinya seperti ini, bagaimana dengan daerah-daerah tertinggal yang jauh dari perhatian?” katanya.

Jhon berharap pemerintah pusat maupun daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur pendidikan, khususnya sekolah dasar negeri. Ia menilai perbaikan sarana pendidikan merupakan kebutuhan mendesak agar hak anak atas pendidikan yang layak dapat terpenuhi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun instansi terkait mengenai kondisi SD Negeri Telajung 01 sebagaimana disorot oleh Jhon Sitorus.

Tutup