Puluhan Siswa SMA 2 Kudus Masuk Rumah Sakit Usai Santap MBG
Puluhan siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Total sebanyak 97 siswa dilaporkan mengeluhkan gejala mual, muntah, hingga diare dan sebagian harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah siswa menyantap menu MBG yang didistribusikan pada Rabu (29/1/2026). Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, toge, serta buah kelengkeng.
Sejak Kamis (30/1/2026) pagi, para siswa mulai berdatangan ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kudus, dr. Resa Perkasa, menyebutkan bahwa hingga siang hari tercatat 24 siswa menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
“Pasien datang sekitar pukul 09.30 hingga 10.00 WIB dengan keluhan mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Penyebab pastinya masih kami dalami, namun sementara ini dicurigai akibat keracunan makanan,” ujar dr. Resa.
Ia menambahkan, kondisi para siswa masih dalam pemantauan intensif. Sebagian pasien memerlukan penanganan lanjutan, meski tidak berada dalam kondisi gawat darurat.
Berdasarkan keterangan sementara dari pasien, keluhan mual mulai dirasakan sejak Rabu sore usai mengonsumsi menu MBG, khususnya soto ayam. Gejala kemudian memburuk pada malam hari hingga menyebabkan diare.
Pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, termasuk apakah pasien perlu menjalani rawat inap atau dapat diperbolehkan rawat jalan. Perhatian khusus diberikan kepada siswa yang mengalami diare berkepanjangan.
Hingga kini, pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.





