Dokter Tirta Ingatkan Bahaya Serangan Jantung yang Sering Diremehkan

Dokter Tirta

Jantung merupakan organ vital yang berperan krusial dalam menjaga kelangsungan hidup manusia. Organ ini berfungsi memompa darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, sekaligus membantu membuang zat sisa metabolisme. Gangguan pada jantung dapat berdampak serius terhadap kesehatan dan berisiko mengancam nyawa.

Oleh karena itu, memahami fungsi jantung, jenis penyakit yang dapat menyerangnya, serta mengenali tanda-tanda awal gangguan jantung menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan dan penanganan dini.

Edukasi Dokter Tirta soal Serangan Jantung

Baru-baru ini, dokter sekaligus influencer kesehatan Dokter Tirta memberikan edukasi terkait penyakit serangan jantung yang masih kerap diremehkan oleh sebagian masyarakat. Melalui video yang diunggah di media sosialnya, ia menekankan pentingnya literasi kesehatan jantung.

“Buat kalian yang ngeremehin edukasi sejawatku di bidang perjantung-an,” ujar Dokter Tirta dalam video yang dikutip pada Senin (26/1/2026).

Ia mengingatkan bahwa kurangnya pemahaman mengenai gejala dan faktor risiko serangan jantung sering kali membuat penderita terlambat mendapatkan pertolongan medis.

Jenis Penyakit Jantung

Secara umum, penyakit jantung mencakup berbagai gangguan, di antaranya:

  • Penyakit jantung koroner, akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung.

  • Serangan jantung (infark miokard), kondisi darurat saat aliran darah ke otot jantung terhenti.

  • Gagal jantung, ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal.

  • Gangguan irama jantung (aritmia).

  • Penyakit katup jantung.

Penyakit-penyakit tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, kebiasaan merokok, stres berlebihan, serta pola hidup tidak sehat.

Ciri-ciri Gangguan dan Serangan Jantung

Gejala gangguan jantung bisa berbeda pada setiap orang. Namun, beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Nyeri dada atau rasa tertekan di dada

  • Sesak napas

  • Keringat dingin

  • Mual dan pusing

  • Nyeri yang menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung

  • Detak jantung tidak beraturan

Dokter Tirta menegaskan, gejala serangan jantung tidak selalu berupa nyeri dada hebat. Pada sebagian kasus, keluhan bisa muncul secara ringan namun progresif, sehingga sering diabaikan.

Tingginya Angka Kematian Akibat Penyakit Jantung

Sebagai informasi, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi, baik di Indonesia maupun secara global. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), penyakit jantung dan pembuluh darah menyebabkan lebih dari 17 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.

Di Indonesia, tren penyakit jantung juga terus meningkat seiring perubahan gaya hidup masyarakat, termasuk pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, dan tingginya tingkat stres.

Pencegahan dan Pengobatan

Upaya pencegahan penyakit jantung dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

  • Rutin berolahraga

  • Berhenti merokok

  • Mengelola stres

  • Mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol

Sementara itu, metode pengobatan penyakit jantung bergantung pada jenis dan tingkat keparahannya, mulai dari terapi obat-obatan, pemasangan ring jantung (stent), hingga tindakan operasi.

Edukasi yang konsisten dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan angka kematian akibat penyakit jantung. Seperti ditekankan Dokter Tirta, memahami kesehatan jantung bukan sekadar pengetahuan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup.

Tutup