Sopir MBG Tantang Warganet Ikut Angkut 3.200 Ompreng

Dalam keterangan video yang beredar dan dikutip pada Kamis (22/1/2026), tertulis narasi bahwa sang sopir menantang balik orang-orang yang menyebut pekerjaan sebagai sopir MBG adalah pekerjaan yang “enak”. Ia bahkan menegaskan jumlah ompreng yang harus ditangani mencapai 3.200 unit.

Sebuah video yang menampilkan seorang sopir MBG (Makan Bergizi Gratis) tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video tersebut, sang sopir meluapkan kekesalannya terhadap anggapan sebagian orang yang menilai pekerjaannya sebagai sesuatu yang mudah dan nyaman.

Melalui rekaman itu, sopir tersebut secara terbuka menantang pihak-pihak yang meremehkan profesinya untuk merasakan langsung beratnya pekerjaan di lapangan. Ia menyebut tugasnya tidak sekadar mengemudi, melainkan juga mengangkut serta menurunkan ribuan ompreng makanan setiap hari.

Dalam keterangan video yang beredar dan dikutip pada Kamis (22/1/2026), tertulis narasi bahwa sang sopir menantang balik orang-orang yang menyebut pekerjaan sebagai sopir MBG adalah pekerjaan yang “enak”. Ia bahkan menegaskan jumlah ompreng yang harus ditangani mencapai 3.200 unit.

Unggahan tersebut langsung memancing reaksi beragam dari warganet. Kolom komentar dipenuhi tanggapan bernada sindiran hingga perbandingan dengan profesi lain yang juga dianggap memiliki beban kerja berat.

Seorang netizen menanggapi dengan nada bercanda namun menyindir, menawarkan pekerjaan bongkar muat material bangunan sebagai pembanding. “Pak, hari ini saya ada bongkaran satu truk pasir sama split, mau tukeran enggak?” tulisnya.

Komentar lain menyoroti aspek tanggung jawab pekerjaan. “Digaji memang untuk kerja. Guru juga digaji, tapi enggak mengeluh,” tulis seorang warganet. Ada pula yang mengingatkan soal risiko reaksi publik terhadap pernyataan dalam video tersebut.

Hingga kini, video tersebut terus menyebar luas dan menjadi perbincangan, sekaligus memunculkan diskusi soal beban kerja di balik profesi sopir logistik, khususnya yang terlibat dalam program pelayanan publik seperti MBG.

Tutup