Polisi Terapkan Skema Darurat, Pemotor Dikawal Melintas Tol Akibat Banjir Tarumajaya Bekasi

Salah seorang pengendara, Prasetyawan, menilai kebijakan tersebut sebagai solusi cepat di tengah kondisi darurat.

Petugas kepolisian menerapkan skema darurat lalu lintas dengan mengawal pengendara sepeda motor melintas jalan tol akibat banjir yang menutup akses jalan utama di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa pagi. Kebijakan ini diambil untuk menjamin keselamatan warga sekaligus mencegah kemacetan total menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Genangan air yang cukup tinggi terjadi di depan Gerbang Tol Tarumajaya arah Marunda setelah hujan deras mengguyur wilayah Jabodetabek sejak pagi. Kondisi tersebut membuat kendaraan, khususnya roda dua, tidak dapat melintas secara normal.

Melihat situasi tersebut, petugas di lapangan memutuskan mengalihkan ratusan pemotor masuk ke jalan tol melalui GT Tarumajaya dan keluar di GT Semper. Selama pengalihan, aparat melakukan pengawalan ketat untuk memastikan keselamatan pengendara di jalur bebas hambatan.

Langkah ini bersifat situasional dan dilakukan sebagai bentuk mitigasi risiko kecelakaan di jalan tergenang air. Petugas juga mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di sekitar gerbang tol dan jalur alternatif.

Salah seorang pengendara, Prasetyawan, menilai kebijakan tersebut sebagai solusi cepat di tengah kondisi darurat. Ia menyebut antrean kendaraan sebelumnya sudah mengular lama dan berpotensi melumpuhkan aktivitas warga.

“Kalau dipaksakan lewat jalan biasa berbahaya. Dengan dikawal lewat tol, jauh lebih aman dan cepat,” ujarnya.

Hingga siang hari, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi genangan dan mengatur arus lalu lintas. Belum ada keterangan resmi dari pengelola jalan tol terkait mekanisme lanjutan apabila banjir belum surut.

Tutup