Libur Panjang Hingga Sepekan, Maret 2026 Jadi Bulan dengan Cuti Terbanyak

Ilustrasi kalender.

Pemerintah resmi menetapkan daftar libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Salah satu sorotan utama adalah adanya libur panjang hingga hampir sepekan yang terjadi pada Maret 2026, bertepatan dengan perayaan dua hari besar keagamaan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Berdasarkan SKB tersebut, sepanjang tahun 2026 pemerintah menetapkan total 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama. Penetapan ini menjadi pedoman bagi instansi pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat dalam merencanakan aktivitas kerja maupun liburan.

Dari seluruh bulan di tahun 2026, Maret tercatat sebagai bulan dengan jumlah hari libur dan cuti bersama terbanyak. Hal ini disebabkan beriringannya perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri dalam waktu yang berdekatan.

Untuk perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka, pemerintah menetapkan libur nasional dan cuti bersama pada 18 dan 19 Maret 2026. Libur tersebut kemudian langsung disambung dengan rangkaian libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Adapun libur dan cuti bersama Idul Fitri dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni pada 20 hingga 24 Maret 2026. Dengan susunan kalender tersebut, masyarakat berpotensi menikmati waktu libur panjang tanpa jeda.

Rangkaian libur panjang ini diperkirakan akan berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pariwisata, transportasi, hingga perputaran ekonomi daerah. Pemerintah daerah dan pelaku usaha di sektor jasa diproyeksikan akan bersiap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat.

Sementara itu, pemerintah mengimbau masyarakat dan instansi untuk memanfaatkan periode libur panjang secara bijak, serta tetap memperhatikan pengaturan cuti dan pelayanan publik agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Tutup