Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Putus
Cuaca ekstrem berupa hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (28/12/2025) malam. Intensitas hujan yang tinggi memicu rangkaian bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga jembatan putus di beberapa kecamatan.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, salah satu dampak terparah terjadi di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Banjir dipicu meluapnya Sungai Cimerang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.
“Hari Minggu (28/12/2025) pukul 22.20 WIB, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kecamatan Purabaya menyebabkan luapan Sungai Cimerang hingga berdampak pada rumah warga,” tulis Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak enam rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat. Selain itu, 19 rumah lainnya tercatat mengalami kerusakan kategori sedang akibat terjangan air dan material lumpur.
Kerusakan tidak hanya menimpa permukiman warga. Sejumlah fasilitas umum turut terdampak, di antaranya tiga mushala dan satu unit jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak dapat dilalui sementara waktu.
BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. “Korban meninggal dunia atau luka tidak ada,” lanjut keterangan resmi Pusdalops BPBD.
Jembatan yang rusak diketahui memiliki panjang sekitar 48 meter dengan lebar 1,5 meter. Infrastruktur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun Leuwi Dinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Parakan Lima, Kecamatan Cikembar, serta Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh.
Saat ini, BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan masih melakukan asesmen lanjutan untuk mendata kerusakan serta kebutuhan warga terdampak. Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.





