Pemkab Bekasi Imbau Orang Tua Awasi Anak Saat Malam Tahun Baru 2026
Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau para orang tua untuk mengawasi aktivitas putra-putrinya saat malam pergantian Tahun Baru 2026. Konvoi kendaraan, menyalakan kembang api, hingga membakar petasan dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan serta gangguan keamanan dan ketertiban umum.
Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melalui Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 300.2.3/SE-132/Tapem-Setda/2025 tentang Himbauan Menyambut Malam Tahun Baru 2026.
Dalam surat edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat untuk menyambut pergantian tahun dengan kegiatan yang positif dan bermakna. Warga dianjurkan mengisi malam tahun baru dengan doa, dzikir, dan pengajian sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan doa, dzikir, dan pengajian, baik di masjid maupun musholla, serta kegiatan ibadah lainnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” ujar Asep Surya Atmaja dalam keterangannya, Kamis (25/12).
Selain mendorong kegiatan keagamaan, Pemkab Bekasi juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Salah satunya dengan menghindari aktivitas yang bersifat hura-hura dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Asep secara khusus meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat konvoi kendaraan, menyalakan kembang api secara berlebihan, maupun membakar petasan saat malam pergantian tahun.
“Kami juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi serta mengarahkan putra-putrinya agar tidak melakukan kegiatan yang bersifat hura-hura pada malam pergantian tahun,” tegasnya.
Untuk mendukung terciptanya situasi yang kondusif, seluruh jajaran pemerintah kecamatan hingga desa diminta tetap berada di wilayah masing-masing. Koordinasi pengamanan dan pemantauan kondisi masyarakat pun ditingkatkan.
“Para camat, kepala desa, dan lurah agar tetap berada di tempat masing-masing saat pergantian tahun baru 2026 dengan meningkatkan koordinasi pengamanan serta pemantauan situasi masyarakat, sehingga tercipta kondisi yang tertib, aman, dan lancar,” pungkas Asep.




