Sumbar Siapkan Dua Ton Rendang untuk Korban Banjir Aceh dan Sumut

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah ibu-ibu memasak rendang secara gotong royong di halaman belakang Istana Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman, Kota Padang. Sebuah tenda besar didirikan sebagai dapur umum untuk mengolah bantuan tersebut.

Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan dua ton rendang daging untuk disalurkan kepada korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), serta wilayah Sumbar sendiri. Rendang dipilih karena dinilai lebih awet dan tahan lama di tengah keterbatasan logistik makanan di lokasi bencana.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah ibu-ibu memasak rendang secara gotong royong di halaman belakang Istana Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman, Kota Padang. Sebuah tenda besar didirikan sebagai dapur umum untuk mengolah bantuan tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat, Harneli Bahar, mengatakan kegiatan memasak rendang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir sebagai bentuk kepedulian masyarakat Sumbar terhadap korban bencana di berbagai daerah.

“Kita memasak rendang yang akan kita kirimkan untuk korban bencana banjir bandang di Sumatera,” ujar Harneli.

Menurutnya, makanan siap santap menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi korban bencana, selain tenda dan pakaian layak pakai. Atas dasar itu, rendang dipilih sebagai solusi bantuan pangan yang praktis dan bernutrisi.

“Makanan merupakan salah satu jenis bantuan yang sangat diperlukan korban bencana. Dengan pertimbangan itu, kita menyiapkan rendang,” tambahnya.

Harneli menjelaskan, awalnya target bantuan hanya satu ton rendang. Namun, antusiasme dan solidaritas masyarakat membuat jumlah tersebut meningkat menjadi dua ton.

“Awalnya target satu ton, sekarang menjadi dua ton. Rendang ini akan didistribusikan ke Aceh, Sumatera Utara, dan juga Sumbar,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengantarkan langsung bantuan tersebut ke titik-titik lokasi yang masih dapat dijangkau kendaraan.

“Harapannya, masyarakat terdampak bencana tidak hanya mengandalkan mi instan, tetapi juga bisa menikmati rendang. Makanan ini tahan lama karena dikemas dengan baik,” pungkasnya.

Tutup