Video ‘A Day in My Life’ Asisten Pribadi Presiden Prabowo Tuai Kritik Netizen
Unggahan video A Day in My Life milik Asisten Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman, memicu gelombang kritik dari warganet. Konten tersebut menampilkan potongan aktivitas Agung yang mendampingi Presiden Prabowo saat meninjau sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Video itu diunggah Agung melalui platform Threads dan terlihat pada Rabu (3/12). Dalam keterangannya, Agung menulis, “Ayok, ikut aku dan Bapak Prabowo sebentar.”
Format A Day in My Life sendiri lazim digunakan untuk menggambarkan rutinitas sehari-hari seseorang dalam konteks santai—seperti liburan atau aktivitas pribadi—bukan dalam situasi kedaruratan maupun kunjungan resmi kenegaraan. Hal tersebut kemudian memicu penilaian negatif dari publik.
Sejumlah netizen menilai gaya penyajian video tersebut tidak etis mengingat kondisi masyarakat yang sedang dilanda bencana. Kritik muncul salah satunya terkait kontras antara kenyamanan yang digambarkan dalam video dengan kesulitan warga di lokasi bencana.
“Enak ya tidur di tempat yang nyaman, mandi air bersih, makanan sudah tersedia… sedangkan rakyat lain di luar sana apalagi yang terkena musibah,” tulis seorang netizen.
Netizen lainnya menilai pilihan konsep video itu tidak tepat. “Mas, lo serius bikin video kunjungan presiden ke tempat bencana kayak konten a day in my life? Like seriously?! Gue kira hati lo doang yang mati, ternyata otak lo juga,” komentar warganet lainnya dengan nada tajam.
Hingga saat ini, Agung Surahman belum memberikan respons terbuka terkait kritik yang berkembang. Pemerintah juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai polemik tersebut.




