Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Nadiem Jelang Sidang Kasus Korupsi Chromebook
Hotman Paris Hutapea secara resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, hanya beberapa saat sebelum persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi menjelang agenda sidang lanjutan perkara yang menyeret sejumlah pejabat Kemendikbudristek. Keluarga Nadiem disebut mengambil keputusan untuk mengganti penasihat hukum karena mempertimbangkan jumlah klien yang saat ini ditangani Hotman Paris.
Menanggapi alasan tersebut, Hotman Paris menyatakan bahwa penjelasan yang disampaikan pihak keluarga Nadiem terkesan tidak substansial. Ia mempertanyakan dasar pergantian kuasa hukum tersebut.
Hotman juga menegaskan bahwa sepanjang kariernya ia terbiasa menghadapi dua jenis klien, yakni mereka yang membutuhkan bantuan hukum probono serta klien dari kalangan konglomerat.
“Hanya ada dua jenis klien Hotman; gratis probono untuk para pengais keadilan dan klien konglo royal. Klien kaya tapi pelit? Sorry ya,” ujar Hotman.
Hotman menambahkan bahwa ia kerap memberikan jasa hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat menengah ke bawah, sementara untuk klien dari kalangan mampu, ia menegaskan adanya tarif profesional yang tinggi.




