Status Keturunan Habib Bahar Kembali Dipertanyakan Usai Isu Rumah Tangga Ramai di Media Sosial

Habib Bahar bin Ali bin Smith FOTO: ANTARA/Raisan Al Farisi

Isu mengenai status nasab Habib Bahar bin Smith kembali menjadi sorotan publik. Pertanyaan tersebut mengemuka setelah namanya ramai diperbincangkan menyusul kabar pernikahannya dengan model Helwa Bachmid yang viral di media sosial.

Polemik bermula dari unggahan Helwa di akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataan itu, Helwa mengungkap kondisi rumah tangganya selama satu tahun menikah dengan Habib Bahar. Ia mengaku tidak menerima nafkah maupun perhatian yang layak, serta menyebut sejumlah janji yang tidak terpenuhi selama pernikahan tersebut.

Unggahan tersebut segera memicu perhatian publik, memunculkan kembali rasa penasaran terhadap kehidupan pribadi Habib Bahar, termasuk status genealogisnya sebagai seorang Habib—gelar yang selama ini melekat pada sejumlah keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia.

Di tengah derasnya komentar warganet, isu mengenai keabsahan garis keturunan Habib Bahar kembali mengemuka. Pasalnya, nasab tokoh yang kerap menjadi pusat kontroversi di media sosial ini hampir selalu dipertanyakan setiap kali dirinya terseret dalam isu publik.

Secara genealogis, Habib Bahar disebut berasal dari golongan Alawiyin, yakni kelompok keturunan Nabi Muhammad SAW melalui jalur Sayyidina Husain bin Ali. Jalur keturunan tersebut tersambung melalui tokoh-tokoh besar seperti Muhammad Al-Baqir, Ja’far Ash-Shadiq, Ali Al-Uraidy, hingga Ahmad bin Isa al-Muhajir—ulama yang hijrah dari Irak ke Hadramaut dan menjadi leluhur utama para Habaib di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Meski demikian, perdebatan mengenai silsilah Habib Bahar tidak sepenuhnya mereda, terutama di ruang digital, tempat opini publik sering kali berkembang tanpa klarifikasi resmi dari lembaga pencatat nasab yang berwenang.

Tutup