Tsaqib: Roda Berputar

Penyanyi dan penulis lagu Tsaqib kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “Roda Berputar”, setelah sebelumnya sukses merilis single debutnya, “Mau Tak Mau.” Lagu terbaru ini resmi diluncurkan menjelang akhir tahun sebagai refleksi atas kegelisahan banyak orang yang merasa hidupnya berjalan di tempat ketika memasuki usia hampir kepala tiga.

Mengangkat Fenomena ‘Mandek’ Menjelang Akhir Tahun

“Roda Berputar” menjadi representasi dari rasa canggung, lelah, dan putus asa seseorang yang terjebak rutinitas kerja, sekaligus merasa tertinggal dalam urusan percintaan. Momen perilisannya di penghujung tahun bukan tanpa alasan: periode ini sering menjadi titik evaluasi bagi banyak orang, ketika resolusi belum tercapai dan perjalanan hidup terasa stagnan.

Kisah Lelaki yang Insecure: Tetap Sendiri, Tetap Berusaha

Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang mulai merasa insecure melihat teman-temannya sudah menemukan pasangan. Ia mencoba memperbaiki diri dengan mengubah gaya bicara hingga penampilan, namun tetap belum menemukan titik terang. Meski usahanya besar, hidupnya terasa berjalan lambat.

“Awalnya, lagunya tentang cowok yang tidak tahu cara mendekati perempuan,” ungkap Tsaqib. “Tapi makin ditulis, aku sadar banyak orang mengalami rasa bingung dan merasa tertinggal. Kadang kita sudah berusaha maksimal, tapi hasilnya belum datang. Ya sudah, tunggu saja giliran kita.”

Proses Kreatif Bersama FRTN dan Kamga

“Roda Berputar” ditulis sendiri oleh Tsaqib, terinspirasi dari kisah sahabatnya. Proses produksi ditangani oleh FRTN, yang mengerjakan seluruh instrumen, aransemen, mixing, dan mastering. Sesi vokal direkam di SUM IT, Jakarta, dengan arahan dari Kamga sebagai vocal director.

Secara tematik, lagu ini memuat pesan yang universal — tentang insecure, self-doubt, kebiasaan membandingkan diri, hingga akhirnya menerima kenyataan bahwa mungkin “belum waktunya”.

Lagu Untuk Mereka yang Merasa Sendirian

“Aku berharap lagu ini bisa jadi pelukan bagi yang merasa sendirian,” ujar Tsaqib. “Kita sering merasa kurang ini-itu, padahal mungkin kita hanya belum bertemu orang yang tepat. Aku percaya giliran itu pasti datang.”

Berita Lainnya

Apanya Dong

Ardi Priana
0
Apanya Dong

Insecurity

Ardi Priana
0
Insecurity
0
for Revenge album kelima
Tutup