Pemerintah Belum Ambil Sikap soal Permintaan Pemulangan Reynhard Sinaga dari Inggris
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengonfirmasi bahwa orang tua terpidana kasus pemerkosaan Reynhard Sinaga telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam surat tersebut, keluarga Reynhard meminta agar pemerintah Indonesia memfasilitasi pemulangan Reynhard dari Inggris ke tanah air.
“Iya, orang tuanya kirim surat, tapi kita belum bahas sama sekali,” ujar Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Yusril menjelaskan, pemerintah belum mengambil sikap resmi terkait permintaan tersebut. Surat dari keluarga Reynhard, kata dia, belum dibahas secara internal dan masih menunggu proses telaah dari kementerian terkait sebelum disampaikan kepada Presiden.
“Ya nanti tentu kita akan bahas karena suratnya kan ditujukan ke Presiden. Tapi kami tentu akan berikan telaah dan pertimbangan-pertimbangan yang nanti disampaikan ke Pak Presiden,” jelasnya.
Menurut Yusril, setiap permintaan terkait pemindahan narapidana dari luar negeri harus melalui kajian hukum, diplomatik, serta pertimbangan politik luar negeri.
Pemerintah, lanjutnya, akan memastikan langkah apa pun yang diambil tetap sejalan dengan ketentuan hukum nasional dan perjanjian internasional yang berlaku.
Reynhard Sinaga merupakan warga negara Indonesia yang divonis seumur hidup oleh pengadilan di Inggris atas kasus pemerkosaan terhadap puluhan pria.
Kasus tersebut menjadi salah satu skandal kriminal terbesar dalam sejarah hukum Inggris.
Hingga kini, Reynhard masih menjalani masa hukumannya di penjara Inggris, sementara pemerintah Indonesia menunggu arahan resmi dari Presiden terkait permintaan keluarganya.




