Foto Gibran Dipajang Lebih Tinggi Dibandingkan Presiden Prabowo?
Kantor Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Anduonohu di Kendari, Sulawesi Tenggara, mendadak menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial. Hal ini dipicu oleh pemasangan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang lebih tinggi dari Presiden Prabowo Subianto dan lambang negara Pancasila di kantor manajemen bank tersebut.
Penempatan foto yang tidak lazim ini langsung memicu protes keras dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (AP2-Sultra). Hasanuddin, anggota Dewan Pembina AP2 Sultra, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan penghinaan terhadap lambang negara dan menciptakan persepsi negatif yang keliru di mata publik.
“Penempatan foto seperti itu dapat menciptakan persepsi keliru bahwa jabatan Wakil Presiden lebih tinggi daripada Presiden. Hal ini tidak dapat ditoleransi,” tegas Hasanuddin.
Menurut Hasanuddin, penempatan foto tersebut termasuk dalam 25 kategori penghinaan terhadap pejabat tinggi negara. Terlebih lagi, BNI adalah bank milik negara.
Tak berhenti pada protes, AP2 Sultra, melalui Hasanuddin, menyatakan keseriusannya untuk menempuh jalur hukum.
Ia menegaskan akan melaporkan Kepala Cabang BNI, Anduonohu, ke polisi atas dugaan tindak pidana penghinaan simbol negara.
Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera dan memastikan penghormatan terhadap sistem dan simbol negara tetap tinggi, terutama oleh lembaga negara.
Hingga tulisan ini dibuat, manajemen BNI Kendari belum memberikan tanggapan resmi terkait foto viral yang kontroversial dan ancaman laporan dari AP2 Sultra.




