Bank Indonesia Sebut Payment ID Masih Dalam Uji Coba

FOTO: Bisnis/Abdullah Azzam, Karyawan melintas di dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Adanya sistem transaksi digital yang bisa terhubung dengan NIK atau Payment ID sempat direncanakan bakal berlaku mulai bulan Agustus ini.

Tapi, Bank Indonesia (BI) menyampaikan jika Payment ID masih dalam tahap uji coba, jadi tidak bakal langsung diluncurkan.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) BI Dicky Kartikoyono menyebut bahwa BI masih mengerjakan berbagai tahapan.

“Sampai hari ini belum ada yang namanya Payment ID. Kita masih sandbox, uji coba, piloting, gitu ya. Itu yang masih kita kerjakan di BI,” kata Dicky di Jakarta Pusat, dikutip pada Rabu (13/8/2025).

“Hal terkait uji cobanya adalah bansos nontunai, itu masih diuji coba. Bansos nontunai akan ada program barunya oleh pemerintah di bulan September ada rencana di-launching di Banyuwangi. Itu yang kita bantu melakukan uji coba. Uji cobanya sekadar melakukan identifikasi apa yang selama ini BI sudah punya,” tambahnya.

Sempat muncul kekhawatiran publik soal adanya risiko kebocoran data serta pengawasan berlebih terhadap transaksi masyarakat. Tapi, BI menjamin kerahasiaan data dan transaksi masyarakat tetap terjaga.

“Setiap data individu kalau di sistem keuangan harus dengan konsen, harus dengan persetujuan dari pemilik datanya, tidak bisa sembarangan. Itu backbone-nya bisnis kepercayaan yang namanya perbankan,” pungkasnya.

Tutup