Dedi Mulyadi Akan Tekankan Wajib Militer di Sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang di Retret Kepala Daerah di Magelang, Jawa Tengah. Foto/Tangkapan Layar

[ad_1]

Maraknya tawuran dikalangan pelajar remaja mendapatkan sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia berencana akan memasukan kurikulum wajib militer di sekolah-sekolah dan memberikan hukuman bagi pelajar yang nekat melakukan tawuran.

“Saya berencana memasukkan kurikulum wajib militer ke pendidikan SMA untuk pembentukan karakter bela negara,” kata Dedi.

Jika ada pelajar kedapatan tawuran, akan dihukum wajib militer. Sanksi itu diharapkan bisa menjadi efek jera bagi remaja dan siswa yang terlibat aksi tawuran.

Tak hanya itu, guna mengurangi tingkat perkelahian di jalan yang ada di lingkungan Jawa Barat.

Bagi yang tertangkap perkelahian di jalan raya, termasuk anggota geng motor jika pelakunya pelajar sekolah, maka akan dimasukkan ke dalam wajib militer.

Aksi tawuran, dan kenakalan remaja, di Jawa Barat, kerap terjadi, bikin resah masyarakat dan menimbulkan ketidaknyamanan warga.

 

[ad_2]
Sumber: lambeturah.co.id

Tutup