Rapat Anggaran Kemenpar Diwarnai Teguran

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Suasana rapat kerja antara Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sempat diwarnai momen menarik. Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menghentikan sejenak paparan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, bukan karena materi yang disampaikan, melainkan karena suara dari mikrofon dinilai kurang terdengar jelas.

Saat itu, Menpar Widiyanti tengah menjelaskan sejumlah program prioritas dan kebutuhan anggaran kementeriannya. Namun, Saleh mengaku kesulitan mendengar penjelasan tersebut sehingga meminta posisi mikrofon diperbaiki.

“Bu, mic-nya tolong didekatkan sedikit supaya saya tidak salah dengar,” ujar Saleh di tengah rapat.

Permintaan tersebut langsung direspons oleh Widiyanti dengan mendekatkan mikrofon sebelum melanjutkan pemaparannya.

Menurut Saleh, kejelasan penyampaian materi menjadi hal penting karena pembahasan yang sedang berlangsung berkaitan dengan anggaran negara dan program strategis pemerintah. Ia tidak ingin ada kesalahan pemahaman akibat kendala teknis yang sebenarnya bisa dihindari.

Rapat kerja tersebut membahas berbagai rencana program dan kebutuhan anggaran sektor pariwisata ke depan. Karena menyangkut penggunaan keuangan negara, setiap angka dan penjelasan dinilai perlu disampaikan secara detail dan dapat didengar dengan baik oleh seluruh anggota dewan.

Potongan video momen tersebut kemudian ramai beredar di media sosial dan menarik perhatian publik. Banyak warganet menilai interupsi yang dilakukan Saleh merupakan bagian dari upaya memastikan proses pembahasan anggaran berjalan secara cermat dan transparan.

Meski sempat diwarnai teguran ringan terkait penggunaan mikrofon, rapat kerja antara Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata tetap berlangsung kondusif dengan pembahasan yang berlanjut pada pendalaman program dan efektivitas penggunaan anggaran di sektor pariwisata.

Tutup