MBG Tercoreng, Belatung Ditemukan di Menu Siswa Pekalongan

Ilustrasi tempat makanan MBG.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan setelah temuan belatung dalam makanan siswa di Kota Pekalongan viral di media sosial. Insiden ini memicu kekhawatiran serius terkait kualitas dan keamanan pangan dalam program nasional tersebut.

Video berdurasi sekitar 32 detik memperlihatkan suasana kelas yang mendadak gaduh. Sejumlah siswa di SMK Baitussalam Pekalongan menunjukkan kotak makan mereka yang berisi lauk ayam dengan kondisi tidak layak konsumsi.

Awalnya, siswa menduga hanya satu porsi yang bermasalah. Namun setelah diperiksa bersama, banyak yang menemukan kondisi serupa. Fakta ini memperlihatkan potensi masalah yang tidak bersifat insidental, melainkan sistemik.

Koordinator wilayah SPPG Kota Pekalongan, R. Atmajaya, membenarkan kejadian tersebut sekaligus menyampaikan langkah awal penanganan.

“Betul, kejadiannya di SMK Baitussalam. Kami sudah koordinasikan dengan pimpinan dan langsung dilakukan evaluasi untuk memperketat SOP agar kejadian serupa tidak terulang.”

Meski demikian, pernyataan tersebut belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran publik. Pasalnya, belum ada penjelasan rinci terkait sumber kontaminasi yang menyebabkan munculnya belatung dalam makanan.

Pihak penyedia makanan disebut telah menyampaikan permohonan maaf serta mengganti seluruh menu pada hari yang sama. Namun langkah ini dinilai hanya bersifat reaktif, bukan solusi jangka panjang.

Insiden ini memperkuat kritik terhadap lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan MBG. Program yang seharusnya menjamin asupan gizi siswa justru kembali dihadapkan pada persoalan dasar: keamanan pangan.

Lebih jauh, kejadian ini juga memunculkan pertanyaan soal standar kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan. Tanpa pengawasan ketat di setiap rantai, potensi kejadian serupa akan terus terbuka.

Hingga kini, penyebab pasti masih dalam penelusuran. Namun publik menilai, transparansi hasil investigasi menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan terh

Tutup