Harga Plastik Naik, Pramono Ajak Pakai Daun Pisang

Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti kenaikan harga plastik kemasan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik dan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang.

Ajakan tersebut disampaikan saat meninjau kawasan Pulo Gebang pada Senin (13/4/2026). Pramono menilai lonjakan harga plastik harus menjadi momentum untuk mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat.

“Kebutuhan plastik memang harus dikurangi secara bertahap. Kita perlu mulai mencari pengganti yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan bahan tradisional seperti daun pisang tidak hanya lebih ekonomis, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

“Kalau situasinya terus seperti ini, tentu akan memberatkan, terutama bagi pelaku usaha kecil. Kita bisa kembali ke cara tradisional yang lebih sederhana,” tambahnya.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, harga plastik kemasan saat ini mengalami kenaikan signifikan, yakni sekitar 30 hingga 40 persen. Kondisi tersebut berdampak langsung pada pelaku usaha makanan dan minuman yang selama ini sangat bergantung pada penggunaan plastik.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa lonjakan harga dipicu oleh dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik yang memengaruhi rantai pasok bahan baku.

“Kenaikan harga plastik sudah terjadi sejak akhir Maret dan masih berlanjut hingga awal April 2026,” jelasnya.

Ia merinci, harga kantong plastik kini mencapai sekitar Rp17.000 per pak atau naik hingga 40 persen. Sementara itu, plastik jenis PET dan PE masing-masing berada di kisaran Rp22.000 dan Rp21.000 per pak.

Kenaikan harga tersebut tercatat paling tinggi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, serta cenderung fluktuatif mengikuti distribusi barang di pasar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan kondisi ini. Selain mengurangi penggunaan plastik, pemanfaatan bahan alternatif dinilai menjadi langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus lingkungan.

Tutup