Dude dan Alyssa Diperiksa

Alyssa Soebandono dan Dude Harlino.

Aktor Dude Harlino bersama istrinya, Alyssa Soebandono, memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri di Jakarta Selatan terkait penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Kehadiran pasangan selebritas tersebut bukan sebagai pihak terlapor, melainkan untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Keduanya diketahui pernah menjadi brand ambassador perusahaan fintech tersebut dalam kurun waktu 2022 hingga 2025.

Usai menjalani pemeriksaan, Dude menjelaskan bahwa dirinya datang untuk memenuhi undangan penyidik dan memberikan informasi yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

“Kami hadir untuk memberikan keterangan terkait DSI. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan bisa membantu proses penyidikan,” ujar Dude.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini dirinya dan sang istri sudah tidak lagi memiliki hubungan kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Sementara itu, kasus yang tengah diusut penyidik disebut memiliki nilai kerugian fantastis, yakni mencapai Rp2,4 triliun. Dana tersebut diduga berasal dari ribuan korban yang tergiur investasi berbasis syariah yang ditawarkan oleh perusahaan.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa modus yang digunakan adalah dengan menciptakan proyek investasi fiktif. Data penerima pembiayaan yang sudah ada dimanipulasi dan ditampilkan seolah-olah sebagai proyek baru untuk menarik investor.

“Perusahaan membuat proyek-proyek yang sebenarnya tidak ada, namun dikemas sedemikian rupa sehingga terlihat meyakinkan bagi para investor,” jelasnya.

Dalam pengembangannya, penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka dari jajaran internal perusahaan. Mereka antara lain direktur utama, direktur, hingga komisaris yang diduga terlibat langsung dalam praktik tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 15.000 orang dalam rentang waktu 2018 hingga 2025. Untuk menelusuri aliran dana, aparat juga telah memblokir puluhan rekening yang terkait dengan perusahaan dan pihak terafiliasi.

Selain itu, penyidik turut menyita sejumlah dana yang tersimpan di berbagai rekening sebagai bagian dari upaya pemulihan aset. Proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain pun masih terus berlangsung guna mengungkap keseluruhan skema kejahatan.

Berita Lainnya

Cupi Cupita Klarifikasi Isu

Wilujeng Nurani
0
Cupi Cupita Klarifikasi Isu

Aldi Taher dan Al-Qur’an

Wilujeng Nurani
0
Aldi Taher dan Al-Qur’an

Inul Batalkan Umrah

Muhamad Noer Hikam
0
Inul Batalkan Umrah
Tutup