DJ Katty Butterfly Buka Suara

DJ Katty Butterfly

Kisah yang dialami DJ Katty Butterfly saat hendak tampil di sebuah klub malam di Bandung pada 9 April 2020 kembali menjadi perhatian. Setelah kejadian tersebut kembali ramai dibahas di media sosial, Katty bersama manajemennya akhirnya membuka kembali kronologi yang selama ini mereka pilih untuk tidak dibawa ke ruang publik.

Dalam klarifikasinya, Katty mengaku kondisi tubuhnya sudah tidak fit sejak sebelum berangkat ke Bandung. Meski demikian, ia dan tim tetap berusaha memenuhi pekerjaan yang telah dijadwalkan.

Namun, setibanya di Bandung, kondisi kesehatan Katty justru semakin menurun. Manajemen kemudian memutuskan bahwa Katty tidak memungkinkan untuk tampil dan meminta agar dirinya segera dibawa ke rumah sakit.

Perwakilan manajemen Katty Butterfly, Ika, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatan Katty saat itu dinilai sudah tidak memungkinkan untuk dipaksakan bekerja.

“Dari sebelum Cathy dan kami tim berangkat, memang kondisinya sudah kurang enak badan. Tapi kami tetap berusaha menjalankan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab kami,” ujar Ika.

Ika menuturkan, Katty sempat diberikan kesempatan untuk beristirahat setelah tiba di Bandung. Akan tetapi, menjelang malam kondisinya semakin memburuk sehingga rencana penampilannya tidak dapat dilanjutkan.

“Mulai agak malam kondisinya semakin drop dan akhirnya tidak bisa melanjutkan kegiatan,” katanya.

Manajemen kemudian menghubungi pihak yang menjadi penghubung acara untuk menyampaikan kondisi Katty. Menurut Ika, mereka memahami adanya tanggung jawab pekerjaan dan kepentingan bisnis dalam sebuah penampilan, tetapi keselamatan dan kondisi kesehatan artis tetap menjadi prioritas.

“Saya paham untuk sebuah gig dan segala macam harus berjalan, tapi lagi-lagi ini masalah kesehatan. Saya fokus pada kondisi KT saat itu karena tidak bisa dipaksakan,” ujarnya.

Sempat Dibawa ke Klub

Persoalan kemudian muncul ketika pihak penyelenggara disebut menyanggupi permintaan manajemen untuk mengantar Katty ke rumah sakit. Menurut Ika, kendaraan yang menjemput mereka awalnya diarahkan menuju fasilitas kesehatan.

Namun, dalam perjalanan, rombongan justru diminta menuju klub tempat Katty dijadwalkan tampil. Menurut pihak manajemen, alasan yang disampaikan adalah agar pihak pemilik atau pengelola venue dapat melihat langsung kondisi Katty.

“Akhirnya mereka menyanggupi untuk menjemput kami dan kami berangkat dengan tujuan ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan kami justru dibawa ke klub terlebih dahulu,” ungkap Ika.

Katty juga memberikan kesaksian mengenai perjalanan tersebut. Ia mengaku saat itu hanya ingin segera mendapatkan pemeriksaan medis karena merasa kondisi tubuhnya sudah sangat lemah.

“Waktu itu aku sadar banget kalau kondisi aku benar-benar enggak kuat. Aku sudah berusaha mau bangun, mandi, make up dan segala macam, tapi aku tahu kondisi aku sudah bahaya. Aku sakit banget,” ungkap Katty.

Katty mengatakan dirinya kemudian meminta kepada Ika agar segera dibawa ke rumah sakit.

“Aku bilang sama Ika, boleh enggak aku minta ke rumah sakit. Aku benar-benar mau diperiksa,” katanya.

Namun, menurut Katty, permintaan tersebut belum langsung membawa mereka ke rumah sakit. Kendaraan yang ditumpangi justru diarahkan menuju klub terlebih dahulu.

“Di tengah jalan mereka bilang, boleh enggak kita ke klub dulu supaya orang dan bosnya lihat kamu benar-benar sakit,” tutur Katty.

Kondisi Katty saat itu disebut jauh dari penampilan seorang DJ yang akan naik ke atas panggung. Ia mengaku masih mengenakan pakaian tidur dan belum melakukan persiapan apa pun.

“Aku waktu itu pakai baju tidur. Kondisi aku benar-benar berantakan dan aku merasa tidak siap kalau banyak orang melihat,” ujarnya.

Katty mengaku sempat meminta agar pihak venue cukup melihat kondisinya dari dalam kendaraan. Ia tidak ingin turun karena merasa tubuhnya terlalu lemah dan tidak nyaman jika harus dilihat banyak orang.

Meski demikian, menurut pengakuannya, ia akhirnya tetap dibawa masuk ke area klub.

Dibantu dengan Kursi Roda

Setelah tiba di lokasi, Katty mengatakan dirinya melihat banyak orang berada di sekitar klub. Karena kondisinya semakin lemah, ia kemudian harus menggunakan kursi roda untuk masuk ke dalam.

“Waktu turun dari mobil, di depan klub banyak sekali tamu dan orang-orang. Mereka lihat kondisi aku. Aku sudah benar-benar sakit dan lemah,” kata Katty.

Ia kemudian dibawa menuju salah satu ruangan di dalam klub. Katty mengaku situasi tersebut membuatnya semakin tidak nyaman lantaran ada orang yang disebut melihat, memotret, hingga merekam dirinya dalam kondisi sakit.

“Aku benar-benar tidak nyaman dan juga takut. Banyak orang melihat kondisi aku dan ada yang foto serta video. Aku merasa sangat tidak nyaman,” ujarnya.

Katty juga membantah jika kondisi tersebut dianggap sebagai alasan untuk menghindari pekerjaan. Ia menegaskan bahwa dirinya memang sedang sakit dan membutuhkan pemeriksaan medis.

“Aku bukan pura-pura sakit. Aku benar-benar takut karena aku tidak tahu apa yang terjadi dengan tubuh aku waktu itu,” tegas Katty.

Menurut keterangan Katty dan manajemen, mereka berada di ruangan tersebut selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.

Selama berada di ruangan, Katty mengaku berulang kali meminta agar dirinya segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

“Aku benar-benar bilang mau ke rumah sakit saja karena aku takut dan ingin diperiksa,” ungkapnya.

Ika membenarkan bahwa pihak manajemen juga terus meminta agar Katty segera mendapatkan penanganan medis.

“Di dalam ruangan itu saya masih terus memohon agar kami dibawa ke rumah sakit. Karena kondisinya memang harus diperiksa dan kami sudah melihat sejak sebelum berangkat bahwa kesehatannya tidak baik,” kata Ika.

Setelah beberapa waktu, pihak yang berada di lokasi disebut akhirnya melihat kondisi Katty yang semakin menurun. Rombongan kemudian diperbolehkan melanjutkan perjalanan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baru Klarifikasi Setelah Kembali Ramai

Ika mengatakan pihak manajemen sebenarnya memilih untuk tidak membicarakan kejadian tersebut kepada publik. Mereka tidak ingin persoalan yang terjadi pada 2020 kembali menjadi polemik.

Namun, setelah berbagai komentar kembali bermunculan di media sosial Katty maupun venue tempat ia dijadwalkan tampil dalam waktu dekat, manajemen akhirnya memutuskan memberikan klarifikasi.

Perwakilan manajemen tersebut mengatakan penjelasan disampaikan agar publik mengetahui kronologi dari sudut pandang Katty dan timnya.

Klarifikasi ini sekaligus menjelaskan alasan Katty tidak dapat menjalankan penampilannya pada 9 April 2020, kondisi kesehatannya ketika itu, serta perjalanan yang menurut pihak manajemen sempat diarahkan ke klub sebelum akhirnya menuju rumah sakit.

Hingga klarifikasi tersebut disampaikan, kronologi mengenai insiden tersebut merupakan penuturan dari Katty Butterfly dan pihak manajemennya.

Berita Lainnya

Gaya Fashion Mahalini

Wilujeng Nurani
0
IMG 0427 2 e1704642183621

Vilmei Serahkan Kasus

Ardi Priana
0
vilmei bantah kasus pencurian rp12 miliar cuma setingan xhk Sedang

Sidang Raisya Digelar

Ardi Priana
0
6a96200ce3628 raisya bawazier gemini 1265 711 Sedang
Tutup