Bahlil Lahadalia merespon pernyataan Ketua Umum PKB

Bahlil Lahadalia. Foto: Istimewa

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, merespon pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) soal usulan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Bahlil menegaskan, gagasan itu bukan hal baru lantaran sudah lebih dulu ia sampaikan dalam forum internal Golkar.

“Saya kan dari awal, dari sejak HUT Golkar, pada bulan Desember kemarin, dalam sambutan saya, saya katakan bahwa penting untuk kita melakukan penataan sistem demokrasi kita lewat perubahan undang-undang politik,” kata Bahlil dikutip pada Minggu (10/8/2025).

“Salah satu opsinya itu pemilihan dilakukan lewat DPR, kenapa? Karena Undang-Undang 1945 pun tidak menegaskan bahwa pemilihan bupati/wali kota itu langsung tapi dilakukan secara demokratis,” tambahnya.

Ia juga menyoroti konflik sosial yang sering muncul setiap kali pesta demokrasi lokal digelar.

“Kita lihat untung rugi daripada pemilihan langsung maupun DPR (DPRD), ini pilkada ini, jujur aja, yang menang aja sakitnya di sini. Apalagi yang kalah?” ucapnya.

“Jangan setiap pilkada berkelahi, tetangga-tetangga tadinya bersaudara gara-gara pilkada tidak saling tegur sapa, ada yang menikah cerai gara-gara beda pilihan, Dalam berbagai hal saya katakan bahwa demokrasi itu bukan tujuan negara, instrumen dalam pencapaian tujuan negara, kita cari instrumen yang baik, yang mendekatkan pada budaya ketimuran, Saya pikir sudah harus kita introspeksi bersama mencari yang terbaik,” pungkasnya.

Tutup