Israel mempertahankan tingkat serangan yang besar terhadap Gaza di tengah harapan gencatan senjata | Berita konflik Israel-Palestina
[ad_1]
Setidaknya 38 warga Palestina telah tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak fajar pada hari Selasa, kata otoritas kesehatan di daerah kantong tersebut, bahkan ketika negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas tampaknya mendapatkan momentum.
Juru bicara pertahanan sipil Mahmoud Basal mengatakan serangan tersebut terutama menargetkan kota Deir el-Balah, Kota Gaza dan Khan Younis.
Sepuluh orang, termasuk seorang anak perempuan berusia satu tahun, tewas ketika rumah keluarga Abed di daerah al-Manara di Khan Younis terkena serangan Israel, kata Basal.
Orang tua anak tersebut, kakek dan pamannya juga tewas dalam serangan itu, katanya.
Dalam serangan terpisah, empat anak tewas ketika sebuah rumah milik keluarga Abu al-Shaar di lingkungan Daraj di Kota Gaza diserang, kata Basal.
Serangan lain menghantam tenda yang berisi pengungsi Palestina, menewaskan tiga orang di Deir el-Balah, tambahnya.
Para saksi mata mengatakan sebuah helikopter Apache menembaki wilayah Jabalia di Gaza utara, tempat pasukan Israel melancarkan serangan intensif sejak Oktober.
Serangan terbaru ini terjadi ketika pembicaraan untuk mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan tawanan sedang berlangsung di Qatar.
Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 46.645 warga Palestina dan melukai 110.012 orang sejak 7 Oktober 2023. Setidaknya 1.139 orang tewas di Israel selama serangan pimpinan Hamas hari itu dan lebih dari 200 orang ditawan.
[ad_2]
Sumber: aljazeera.com





