Asosiasi Produser Hiburan Korea menyebut NewJeans 'tidak bertanggung jawab', mendesak grup tersebut untuk kembali ke ADOR dan melanjutkan aktivitas normal
[ad_1]

Itu Asosiasi Produser Hiburan Korea telah mengeluarkan pernyataan untuk mengkritik tindakan girl grup NewJeans, menyebut upaya para anggota untuk mengakhiri kontrak sebelum waktunya sebagai “tidak bertanggung jawab”. Asosiasi tersebut kemudian mendesak anggota NewJeans untuk mencabut klaim mereka, kembali ke MENYEDIAKANdan melanjutkan aktivitas normal “demi keseluruhan industri budaya dan hiburan Korea Selatan”.
Baca pernyataan lengkap Asosiasi Produser Hiburan Korea di bawah ini.
Kontroversi baru-baru ini mengenai pemutusan kontrak eksklusif antara NewJeans dan agensi mereka telah sangat mengejutkan industri budaya dan hiburan Korea Selatan. Industri K-pop sendiri, merupakan aset budaya yang menjadi sumber kebanggaan nasional sekaligus fokus dari perhatian global, saat ini sedang menghadapi krisis mendasar akibat insiden NewJeans. Asosiasi Produser Hiburan Korea merasa tidak bisa lagi tinggal diam dan memilih untuk menyatakan pendiriannya.
Pertama, kontrak eksklusif bukan sekedar perjanjian melainkan produk rasa saling percaya dan komitmen. Kami menyatakan keprihatinan yang mendalam atas gagasan bahwa kontrak eksklusif dapat diakhiri secara sepihak berdasarkan klaim sepihak. Pemutusan kontrak hanya dapat terjadi bila pihak yang menyatakannya memberikan alasan yang sah dan didukung oleh bukti. Namun, anggota NewJeans sejauh ini gagal memberikan bukti nyata untuk mendukung klaim mereka. Terlebih lagi, keputusan sepihak grup tersebut untuk mengakhiri kontrak saat konferensi pers benar-benar melanggar prosedur yang semestinya, namun para anggota terus membuat tuntutan yang tidak masuk akal di luar cakupan perjanjian yang ditandatangani. Hal ini sangat tidak bertanggung jawab bagi pihak yang memiliki kewajiban kontrak dan patut mendapat kritik keras.
Kedua, terdapat kekhawatiran yang semakin besar atas tuduhan bahwa NewJeans mungkin terlibat dalam 'gangguan' sementara kontrak mereka masih berlaku. Tuduhan menunjukkan bahwa personel internal dari agensi tersebut berkonspirasi dengan pihak ketiga untuk meyakinkan para anggota agar mengakhiri kontrak mereka. Jika tuduhan ini benar, maka hal ini merupakan bentuk gangguan baru yang sangat canggih. Perusakan adalah tindakan destruktif yang merusak kepercayaan yang menjadi landasan industri hiburan. Ini bukan sekadar pelanggaran kontrak, melainkan pengkhianatan terhadap hubungan yang telah dibangun agensi dan artis selama ini. Jika artis K-pop terkenal seperti NewJeans benar-benar terlibat dalam perusakan, hal ini akan meninggalkan bekas luka yang tak terhapuskan pada keseluruhan industri budaya.
Ketiga, tindakan sepihak yang diumumkan oleh NewJeans, sebuah grup yang baru memasuki tahun ketiga dan mengalami kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dapat menjadi preseden yang sangat berbahaya yang mengancam keberlanjutan industri budaya dan hiburan Korea Selatan. Agensi mengambil risiko finansial dan waktu yang signifikan untuk menemukan dan membina seniman. Perkembangan seniman bukan sekedar transaksi bisnis melainkan sebuah proses yang dilandasi rasa saling percaya dan dedikasi. Namun, keputusan tiba-tiba NewJeans yang mengumumkan penghentian kontrak mereka ketika kurang dari setengah masa kontrak telah berlalu, belum lagi tuduhan gangguan, merugikan hubungan antara artis dan perusahaan, sangat merusak kepercayaan terhadap industri dan menghalangi investasi. Jika pemutusan kontrak sepihak diperbolehkan, siapa yang mau berinvestasi di K-Pop?
Asosiasi Produser Hiburan Korea mendesak NewJeans untuk mencabut klaim mereka yang tidak bertanggung jawab sesegera mungkin, kembali ke akarnya, dan melanjutkan aktivitas normal. Jika ada upaya untuk melakukan kegiatan independen baik di dalam negeri maupun di luar negeri, kami mendesak agar kegiatan tersebut segera dihentikan dan mendesak para anggota untuk mengambil pendekatan proaktif, termasuk melakukan dialog dengan lembaga mereka. Selain itu, kami menuntut penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas ilegal seperti gangguan.
Terakhir, kami dengan sungguh-sungguh mengajukan permohonan kepada Majelis Nasional dan pejabat pemerintah.
Meskipun benar bahwa industri budaya dan hiburan dimulai dengan modal perusahaan, para bintang diciptakan melalui upaya yang melelahkan dan pengorbanan dari banyak pekerja di perusahaan-perusahaan tersebut. Oleh karena itu, perselisihan mengenai kontrak eksklusif dan isu gangguan tidak hanya menyangkut kelangsungan hidup perusahaan tetapi juga merupakan isu yang berdampak pada penghidupan banyak karyawan di industri ini. Kami dengan sungguh-sungguh meminta penerapan langkah-langkah tegas untuk mencegah terulangnya pemutusan kontrak sepihak dan masalah serupa.”
LIHAT JUGA: NewJeans memicu keajaiban Musim Gugur: Malam persahabatan dan kejutan
[ad_2]
Sumber: allkpop.com




