Pedagang Daging Sapi Cikarang, Dipastikan Tidak Aksi Mogok Berjualan
BEKASI – Para pedagang daging sapi, dikabarkan akan melakukan aski mogok berjualan selama lima hari dimulai pada Senin (28/2). Aksi tersebut dilakukan lantaran harga daging sapi yang melambung.
Namun, Pedagang Sapi di Pasar Cikarang dipastikan tidak ada aksi mogok dagang, hal itu dikatakan oleh Andi (31) salah satu pedagang daging di Pasar tersebut menuturkan, dampak dari semakin tingginya harga daging membuat dirinya harus mensiasati agar tidak terus merugi.
“Hari ini pedagang daging mengeluh dengan modal yang semakin hari semakin naik, Padahal ini lebaran masih tiga bulan lagi. Ditakutkan nanti Lebarannya harga daging ini bisa diangkat 160rb per kilonya. Nah makanya hari ini saya terima kasih atas Pak Kapolres. bisa melakukan sidak ke sini,”ucapnya Andi, Minggu malam (27/2/2022).
Andi berhadap Mudah-mudahan nanti ditanggapin oleh kementerian terkait, untuk menata ulang nih, tata kelola daging ini harus dibenerin.
“Karena sistem tata kelola ini dari dulu selalu begini, Pak. Pertahun naik, mau lebaran naik,”ujaranya dia.
Disingung terkait gerakan mogok aksi, ia menjelaskan barus hanya ramai di media sosial saja.
“Ya ini kan kalau sementara ini yang kami terima baru dari media sosial. Iya, yang seperti dulu-dulu biasanya kita itu mendapat surat resmi. Dari asosiasi itu dan di situ ada ancaman. dan sebagainya, Tapi hari ini kita belum sampai saat ini kita belum,”jelasnya.
Sambungnya, “Karyawan kita mau dikasih makan apa, Kita hari ini bangkit untuk, pemulihan ekonomi, mudah-mudahan nanti ini juga bisa. didengar oleh pemerintah dan pemerintah melakukan tindakan yang baik untuk menata tata kelola daging,”tuturnya.
Sementara, Kapolres Metro Bekasi menjelaskan akan ada upaya-upaya jika itu terjadi aksi mogok berjualan. Pedagang harus tetap menjalankan aktivitasnya.
“Upaya-upaya dari Kepolisian sendiri. Ya kita akan melakukan pengamanan terhadap Pasar Cikarang, terutama pasar daging di Pasar Baru Cikarang ini supaya tetap tidak boleh ada pemogokan. ekonomi harus berjalan terus ya kemudian pedagang daging harus tetap melaksanakan aktivitasnya, kemudian pedagang bakso dan mi soto dan lain sebagainya juga tetap berjalan dengan seperti biasa,”ujarnya Kapolres Metro Bekasi
Reporter: Ade
Editor: Wilujeng Nurani




