Edi memamerkan cangkir berbahan baku bambu di Saung Kasep, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Kamis (12/9/2024). FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Selain cangkir, terdapat berbagai macam souvenir berbahan baku bambu yang dijual di Saung Kasep, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Kamis (12/9/2024). FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Calon pembeli memilih cangkir yang dijual di Saung Kasep, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Kamis (12/9/2024). FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Langkah terakhir melakukan pelapisan menggunakan cat food grade agar aman untuk kesehatan. FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Setelah penghalusan, pendempulan dilakukan untuk menutup pori-pori pada bambu. FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Proses penghalusan bambu dengan gerinda amplas. FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Pengupasan kulit bambu dilakukan sebelum proses penghalusan. FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Edi sedang memilih bambu berkualitas untuk nantinya digunakan sebagai bahan baku cangkir, di Saung Kasep, Kecamatan Cibeunying kaler, Kota Bandung, Kamis (12/9/2024). FOTO: terkenal.co.id/Muhammad Noer Hikam
Seorang pengrajin bambu Edi Nugraha (40) memperlihatkan proses pembuatan cangkir dan souvenir lainnya dari olahan bambu di Saung Kasep, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Kamis (12/9/2024). Produk yang dijual antara lain, cangkir bambu, tumbler, permainan tradisional anak-anak, replika, aksesoris, miniatur, hingga tas yang dijual mulai Rp 25000 dan sudah food grade yang aman untuk kesehatan.