Sepatu Pelanggan Difabel
[ad_1]
Pengecer sepatu asal Inggris Schuh baru saja memperkenalkan pembelian sepatu tunggal untuk pelanggan penyandang disabilitas. Merek sepatu yang peduli sosial ini telah mengumumkan penawaran kepada pelanggan yang hanya membutuhkan satu sepatu karena perbedaan anggota tubuh atau disabilitas, untuk membeli satu sepatu di toko. Sebagai bagian dari penawaran ini, mereka juga akan menerima diskon 50% untuk sepasang sepatu baru.
“Menciptakan pengalaman berbelanja yang inklusif merupakan bagian penting dari strategi bisnis kami. Saya senang dapat meluncurkan pembelian sepatu tunggal di semua toko Schuh. Kami telah melakukannya melalui tim pengalaman pelanggan kami selama beberapa waktu, tetapi sekarang, lebih banyak orang akan memiliki akses ke merek dan produk terkini melalui penawaran produk yang inklusif ini,” kata Chief Retail Officer, Neil Partington dalam siaran pers.
Inisiatif ini semakin menunjukkan komitmen Schuh terhadap kesetaraan disabilitas, yang sering kali diabaikan dalam industri mode. Dedikasi merek alas kaki ini yang tak tergoyahkan berupaya untuk memastikan bahwa setiap pelanggan merasa terwakili, diakui, dan dihargai. Komitmen Schuh terhadap keberagaman dan kesetaraan terbukti dalam kampanye-kampanye sebelumnya, yang menampilkan beragam model. Khususnya, 10% dari citra produk merek tersebut menampilkan model-model penyandang disabilitas atau yang memiliki perbedaan yang terlihat. Bahkan konten sosial merek tersebut dipastikan 100% dapat diakses, dengan deskriptor gambar dan subtitel yang disempurnakan.
Penawaran ini kini tersedia di semua tokonya. Jika Anda tidak dapat mengakses toko Schuh di dekat Anda, inisiatif merek ini akan tersedia melalui tim pengalaman pelanggannya.
Dalam berita alas kaki lainnya, baca tentang kampanye “Feels Like Ugg” UGG yang dibintangi HANNI dan Alex Consani.
[ad_2]
Sumber: hypebae.com




