Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Sampaikan Klarifikasi Perihal ‘Asam Sulfat’

Pabowo mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya.

terkenal.co.id – Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, dr. Rina Adeline Sumantri memberikan klarifikasi perihal Asam Sulfat.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh dr. Rina Aseline Sumantri yang menyampaikan perihal kesalahan ucap “asam sulfat” yang diungkapkan oleh Cawapres Gibran Rakabuming Raka.

“Maksud Gibran adalah “asam folat” yang berhubungan dengan pemenuhan gizi dalam penurunan angka tengkes atau stunting. Meski ada kekeliruan pengucapan, hal yang disampaikan adalah edukasi yang penting. Pemenuhan kebutuhan gizi saat kehamilan adalah hal yang penting untuk menurunkan stunting,” terangnya.

Diketahui sebagai informasi bahwa dr. Rina Adeline Sumantri merupakan TKN Prabowo-Gibran yang juga merangkap sebagai dokter spesialis mikrobiologi klinik.

Rina mengungkapkan hal itulah kenapa Prabowo-Gibran memiliki program bantuan gizi untuk ibu hamil dan balita, yang salah satu bentuk dari programnya adalah program bantuan gratis asam folat dan vitamin D.

Rina menilai bahwa pemberian bantuan tersebut juga harus disertai pemeriksaan rutin.

“Salah satu ide yang paling menarik adalah dengan memberikan bantuan asam folat dan vitamin D, tapi itu juga harus disertai dengan pemeriksaan rutin. Dalam rencananya juga akan dilakukan pemeriksaan selama enam kali selama masa kehamilan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rina menyampaikan bahwa pemberian asam folat dan vitamin D dalam program tersebut dapat menurunkan kemungkinan stunting pada anak-anak.

Adapun Vitamin D, diungkapkan Rina, sangat dibutuhkan untuk menunjang penyerapan kalsium, menjaga fungsi otot, membantu pertumbuhan gigi hingga mencegah berat badan lahir rendah pada janin.

“Asam folat adalah suatu jenis vitamin B kompleks yang diperlukan ibu hamil. Beberapa manfaatnya di antaranya pembentukan sistem saraf janin, pembentukan plasenta, mencegah anemia, mencegah keguguran, hingga menurunkan risiko preeklamsia,” bebernya.

Melalui program ini nantinya, Capres Cawapres Prabowo-Gibran ingin mencapai penurunan stunting dengan lebih cepat.

Adapun dikatakan Rina bahwa Prabowo-Gibran memilih target dimana dalam hal ini untuk menurunkan angka stunting hingga di bawah 10 persen dalam waktu 3–5 tahun.

“Dan menurunkan tingkat kematian balita yang saat ini masih sekitar 21 orang per seribu kelahiran. Dengan kebutuhan gizi terpenuhi melalui pemberian asam folat dan vitamin D pada ibu hamil, stunting akan menurun, harapannya akan terlahir generasi-generasi yang berkualitas untuk masa depan Indonesia,” imbuhnya.***

Editor: Mishbahul Anam

Tutup