Taylor Swift Menggerakkan Ekonomi Dunia Lewat Musik

Taylor Swift. Foto: AP

terkenal.co.id – Taylor Swift, penyanyi Amerika berusia 33 tahun, tidak hanya mencetak rekor di industri musik dengan Eras Tour-nya, tetapi juga memiliki dampak besar pada ekonomi. Perusahaan riset pasar QuestionPro memperkirakan bahwa turnya dapat berkontribusi sekitar US$ 5 miliar kepada ekonomi global.

Konser Swift tidak hanya mengguncang dunia secara metafora, tetapi juga secara harfiah. Konsernya Juli lalu di Seattle AS menyebabkan gempa ringan dengan magnitudo 2.3.

Popularitas Swift begitu besar sehingga muncul istilah “Swiftnomics” atau “Taylornomics”, jargon yang dipakai untuk menjelaskan dampak superstar itu dalam menggerakkan sektor pariwisata dan konsumsi di AS.

Presiden QuestionPro Research and Insights, Dan Fleetwood mengatakan baru-baru ini,”Jika Taylor Swift adalah sebuah ekonomi, ia akan lebih besar daripada 50 negara.”

Efek berantai ekonomi dari tur Swift telah dicatat di berbagai kota di AS. Setelah penampilan Tur Eras di Philadelphia pada bulan Mei, Federal Reserve Bank of Philadelphia menyebutkan dalam Beige Book-nya bahwa pariwisata di daerah tersebut terus mengalami pertumbuhan.

Mei dianggap sebagai bulan terkuat bagi pendapatan hotel di Philadelphia sejak awal pandemi, yang sebagian besar disebabkan oleh kedatangan tamu untuk konser-konser Taylor Swift.

Chicago juga menikmati peningkatan pariwisata, mencetak rekor okupansi hotel yang sebagian besar ditopang dari tiga malam konser Taylor Swift yang laris di Soldier Field. Julie Calvert, presiden dan CEO Visit Cincy, mengakui dampak signifikan Swift pada pariwisata, karena penggemar dari berbagai penjuru datang untuk menghadiri konsernya, berkontribusi pada ekonomi lokal.

Tutup