Roblox Bagikan 5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak

Roblox

Roblox membagikan panduan bagi orang tua untuk menjaga keamanan dan kesehatan mental anak saat bermain gim daring. Panduan ini menekankan pentingnya pendampingan, komunikasi terbuka, serta pemanfaatan fitur pengawasan orang tua di tengah meningkatnya aktivitas anak di ruang digital.

Panduan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia. Roblox mendorong orang tua agar tidak hanya membatasi waktu bermain anak, tetapi juga memahami aktivitas mereka dan membangun komunikasi yang nyaman mengenai pengalaman di dunia maya.

Dr. Elizabeth Milovidov, Senior Director of Global Parental Advocacy di Roblox, menilai keterlibatan orang tua dapat membuka ruang interaksi yang lebih positif antara anak dan keluarga.

Menurutnya, ketika orang tua meluangkan waktu untuk duduk bersama anak dan bertanya mengenai aktivitas mereka di dalam gim, anak dapat berbagi pengalaman sebagai pemain, kreator, maupun pencerita. Interaksi tersebut juga bisa menjadi awal percakapan dan aktivitas bersama di luar permainan.

Lima Langkah Menjaga Anak Tetap Aman saat Bermain Gim

Roblox menyoroti sejumlah langkah yang dapat diterapkan keluarga untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih aman dan mendukung kesejahteraan anak.

1. Ajarkan anak mengenali interaksi yang tidak nyaman

Anak perlu memahami bahwa mereka berhak meninggalkan permainan apabila menghadapi percakapan atau interaksi yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Orang tua juga dapat mengajarkan penggunaan fitur bisukan (mute) dan blokir untuk menghindari pemain yang melakukan perundungan atau berperilaku tidak pantas.

2. Manfaatkan fitur pelaporan

Ketika mengalami perundungan siber atau menemukan konten yang tidak pantas, anak perlu mengetahui cara melaporkannya melalui fitur resmi platform. Orang tua dapat mendampingi anak menyimpan bukti yang relevan, jika aman dan diperlukan, tanpa menyebarkan kembali konten bermasalah tersebut.

3. Bangun komunikasi tanpa menghakimi

Anak perlu merasa aman untuk menceritakan pengalaman buruk di internet kepada orang tua atau guru. Respons yang tenang dan tidak menyalahkan dapat membantu anak lebih terbuka ketika menghadapi masalah. Orang tua juga dapat menanamkan empati agar anak tidak ikut melakukan perundungan dan bersedia membantu teman yang mengalami kesulitan.

4. Perhatikan perubahan perilaku anak

Perubahan pola tidur, kecenderungan mengisolasi diri, mudah marah, atau perubahan mendadak dalam kebiasaan bermain dapat menjadi alasan bagi orang tua untuk melakukan pendekatan. Tanda-tanda tersebut tidak selalu menunjukkan masalah digital, tetapi perlu diperhatikan jika berlangsung terus-menerus atau memengaruhi aktivitas sehari-hari.

5. Lindungi informasi pribadi

Orang tua perlu mengingatkan anak agar tidak membagikan alamat rumah, nama sekolah, kata sandi, informasi keuangan, maupun data pribadi lainnya kepada orang yang dikenal melalui internet. Anak juga perlu memahami bahwa identitas dan informasi pribadi harus dijaga, termasuk ketika berinteraksi dengan pemain lain.

Manfaatkan Fitur Pengawasan Orang Tua

Selain membangun komunikasi, orang tua dapat menggunakan perangkat pengawasan yang tersedia di Roblox untuk membantu mengelola aktivitas digital anak.

Fitur Roblox Parental Controls memungkinkan orang tua mengatur sejumlah aspek penggunaan akun anak, termasuk akses komunikasi, tingkat konten berdasarkan usia, daftar koneksi, pembatasan pengalaman tertentu, dan pengeluaran dalam gim, sesuai fitur yang tersedia pada akun.

Orang tua juga dapat mendampingi anak saat bermain untuk memahami pengalaman mereka secara langsung. Aktivitas bermain bersama bisa dimanfaatkan untuk membahas etika berkomunikasi, cara menghadapi konflik, serta pentingnya menghormati pemain lain.

Bagi anak remaja, pembicaraan mengenai batas waktu penggunaan layar (screen time) juga penting dilakukan secara terbuka. Kesepakatan keluarga yang realistis dapat membantu anak menyeimbangkan waktu bermain dengan tidur, belajar, aktivitas fisik, dan interaksi sosial.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental anak di era digital tidak cukup hanya dengan membatasi akses terhadap gim. Pendampingan yang konsisten, komunikasi terbuka, perlindungan data pribadi, dan pemanfaatan fitur keamanan dapat membantu anak membangun kebiasaan digital yang lebih sehat.

Catatan redaksi: Nama fitur seperti Family Zone, Co-Play, dan Teen Well-Being Tools dalam bahan awal perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi Roblox sebelum disebut sebagai fitur resmi yang tersedia. Naskah di atas menggunakan uraian yang lebih umum agar tidak menimbulkan informasi yang keliru.

Tutup