California Resmi Akui Idul Fitri dan Idul Adha

California muslim. [Getty]

California resmi memasukkan Idul Fitri dan Idul Adha ke dalam daftar hari libur yang diakui di tingkat negara bagian. Kebijakan tersebut berlaku setelah Gubernur California Gavin Newsom menandatangani Assembly Bill (AB) 2017 menjadi undang-undang pada September 2026.

Melalui aturan tersebut, kedua hari raya umat Islam kini memiliki dasar hukum dalam kalender resmi negara bagian California. Idul Fitri ditetapkan pada hari pertama bulan Syawal berdasarkan kalender Islam, sementara Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah.

Namun, pengakuan sebagai hari libur negara bagian tidak secara otomatis membuat seluruh sekolah, perusahaan maupun kantor di California harus menghentikan aktivitasnya.

Aturan baru memberikan kewenangan kepada sekolah negeri dan perguruan tinggi komunitas untuk menyesuaikan kalender akademik apabila ingin memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswa untuk memperingati Idul Fitri maupun Idul Adha.

Ketentuan serupa juga berlaku bagi pegawai negara bagian. Mereka dapat menggunakan hak cuti atau jatah personal holiday untuk merayakan kedua hari raya tersebut.

Sementara itu, terdapat pengecualian khusus untuk lembaga peradilan. Idul Fitri dan Idul Adha tidak dimasukkan dalam kategori hari libur bagi pengadilan, sehingga pengadilan negara bagian tetap beroperasi pada kedua tanggal tersebut.

Dengan pengesahan AB 2017, California menjadi negara bagian kedua di Amerika Serikat yang memberikan pengakuan terhadap Idul Fitri dan Idul Adha pada tingkat negara bagian, setelah Washington.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan dari Council on American-Islamic Relations (CAIR) California. Organisasi tersebut menilai pengakuan ini dapat membantu lebih dari satu juta warga Muslim di California menjalankan ibadah tanpa harus memilih antara kewajiban keagamaan dengan aktivitas sekolah maupun pekerjaan.

Bagi komunitas Muslim, pengakuan tersebut juga menjadi bentuk akomodasi terhadap hari-hari besar keagamaan yang memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat.

California sebelumnya telah memiliki berbagai ketentuan yang mengakomodasi perayaan keagamaan lainnya. Dengan masuknya Idul Fitri dan Idul Adha, daftar hari besar keagamaan yang mendapat pengakuan dalam kebijakan negara bagian tersebut semakin bertambah.

Aturan baru ini sekaligus memberikan kepastian hukum mengenai status kedua hari raya Islam tersebut dalam lingkup pemerintahan negara bagian California. Meski tidak mewajibkan seluruh institusi untuk tutup, kebijakan itu membuka ruang lebih luas bagi sekolah, perguruan tinggi dan pegawai negara bagian untuk menyesuaikan aktivitas mereka dengan kebutuhan perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.

Tutup