Penahanan Yaqut oleh KPK Picu Reaksi Tokoh Nahdlatul Ulama
Penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 memicu reaksi keras dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Ketua Lakpesdam PBNU Ulil Abshar Abdalla atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ulil mengaku sedih sekaligus marah atas langkah hukum yang diambil terhadap mantan Menteri Agama tersebut.
Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Jumat (13/3/2026). Dalam pernyataannya, ia menilai proses penahanan Yaqut terkesan dipaksakan dan berpotensi menimbulkan kekecewaan di kalangan warga Nahdliyyin.
“Berita menyedihkan. Gus Yaqut resmi ditahan KPK. Saya sedih dan marah. Kok teganya KPK dan orang-orang yang ada di balik pemaksaan kasus kuota haji ini memperlakukan NU seperti ini,” tulis Gus Ulil.
Ia bahkan mengajak warga Nahdliyyin untuk menanggapi situasi tersebut dengan sikap kritis terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
Kasus yang menjerat Yaqut sendiri berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji pada periode 2023–2024 yang sebelumnya sempat menjadi polemik di ruang publik.
Sebelumnya, Yaqut menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Kamis (12/3/2026). Pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar lima jam sebelum akhirnya penyidik memutuskan untuk menahan yang bersangkutan sebagai tersangka.
Perkara ini menjadi perhatian luas karena menyangkut kebijakan pengelolaan kuota haji yang berdampak pada ribuan calon jemaah di Indonesia.
Hingga saat ini, KPK masih terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
Penahanan Yaqut juga memicu beragam tanggapan dari sejumlah tokoh dan masyarakat, terutama dari lingkungan Nahdlatul Ulama yang memiliki kedekatan historis dengan mantan Menteri Agama tersebut.
Sementara itu, pihak KPK belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru dari proses penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang kini tengah berjalan.




