Tren ‘Latina Belt’ Ramai di Medsos, Indonesia Disebut Punya Jiwa Latin

Indonesia Latina.

Media sosial Indonesia belakangan ini diramaikan dengan tren ‘Latina Belt’. Sejumlah konten kreator tampak berdandan dan menari mengikuti musik dengan gaya serta gerakan khas budaya Amerika Latin yang kemudian viral di berbagai platform digital.

Fenomena ini mencuat setelah beredarnya peta bertajuk Worldwide Latina Belt yang menampilkan sebaran wilayah di dunia yang dianggap memiliki kemiripan karakteristik dengan masyarakat Latin. Menariknya, Indonesia—yang secara geografis berada di kawasan Asia Tenggara—turut masuk dalam peta tersebut.

Dalam peta itu, Indonesia disebut memiliki ‘darah spiritual’ atau kesamaan karakter dengan masyarakat di negara-negara seperti Brasil, Meksiko, dan Kolombia.

Kawasan Asia Tenggara dimasukkan ke dalam ‘sabuk Latin’ meskipun tidak memiliki keterkaitan geografis langsung, selain sama-sama berada di wilayah tropis dan dilalui garis khatulistiwa.

Istilah Worldwide Latina Belt sendiri pertama kali muncul pada 2020 melalui unggahan akun X (Twitter) @protestantwind yang menyertakan keterangan provokatif: “Worldwide Latina belt / all people from these places are latinas.”

Unggahan tersebut awalnya merupakan meme yang menyindir kemiripan fisik masyarakat di sejumlah wilayah tropis yang dianggap sulit dibedakan oleh masyarakat Barat. Namun, seiring waktu, lelucon itu justru berkembang menjadi diskursus budaya di ruang digital global.

Sejumlah warganet dari berbagai negara kemudian menilai adanya kesamaan yang tidak hanya terbatas pada penampilan fisik, tetapi juga pada ekspresi budaya, seperti gaya berpakaian, ritme musik, hingga karakter sosial yang dinilai hangat dan ekspresif.

Masuknya Filipina ke dalam kategori ini kerap dikaitkan dengan sejarah kolonialisme Spanyol selama lebih dari tiga abad. Sementara itu, Indonesia dinilai memiliki kedekatan secara sosiokultural dan estetika, yang kemudian memicu munculnya sebutan sebagai ‘Latina-nya Asia’ di kalangan pengguna media sosial.

Tren ini pun berkembang menjadi bentuk ekspresi kreatif di kalangan kreator digital Tanah Air, yang memadukan unsur lokal dengan gaya Latin dalam berbagai konten hiburan.

Tutup