Vicky Prasetyo Diduga Tipu Rp700 Juta, Korban Janji Pilkada Bandung Barat
Artis sekaligus publik figur Vicky Prasetyo diduga terlibat kasus penipuan terkait pinjaman uang sebesar Rp700 juta. Dugaan tersebut disampaikan oleh Nunun Lusida melalui kuasa hukumnya dalam konferensi pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2).
Kuasa hukum Nunun, James, menjelaskan bahwa kliennya memberikan uang tersebut karena dijanjikan sebuah kesepakatan politik. Saat itu, Vicky disebut menawarkan kerja sama untuk maju dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Bandung Barat.
“Yang menjadi catatan kami, Ibu ini memberikan uang itu karena dijanjikan mantan suami Ibu ini akan ditandemkan dengan Vicky Prasetyo sebagai calon Wakil Bupati Bandung Barat,” ujar James.
Nunun Lusida turut membenarkan pernyataan tersebut. Ia mengaku diminta menyerahkan uang Rp700 juta dengan janji suaminya akan dijadikan pasangan Vicky dalam kontestasi politik daerah.
“Waktu itu Vicky meminta uang sebesar Rp700 juta kepada saya, dengan janji suami saya dijadikan pendamping dirinya sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bandung Barat,” kata Nunun.
Menurut James, persoalan utang tersebut berdampak besar terhadap kehidupan pribadi kliennya. Ia menyebut Nunun kehilangan tabungan dan rumah tangganya berujung perceraian.
“Karena persoalan uang tersebut yang tidak dikembalikan, rumah tangganya sampai hancur. Anak-anaknya juga jadi tidak nyaman. Hanya dijanji-janjikan akan dikembalikan, tapi sampai saat ini tidak ada realisasi,” ungkap James.
Ia menambahkan, Vicky sempat berjanji akan mengembalikan uang itu dalam waktu tiga hari. Namun, hingga kini pengembalian tersebut belum terealisasi.
“Mas Vicky usahanya sedang bagus, bahkan membangun usaha dan tampil di televisi. Tapi kenyataannya uang sebesar itu, yang sangat berarti bagi Bu Nunun, belum juga dikembalikan. Itu yang mendasari Bu Nunun datang kepada saya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Vicky Prasetyo terkait tudingan tersebut.




