Kembangkan Kawasan Berkelanjutan, LPCK Jalankan Pilar Lippo untuk Indonesia PASTI

Lippo Cikarang dan Polsek Serang Baru.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Komitmen tersebut diwujudkan di kawasan terpadu berskala kota yang dikembangkan perseroan, Lippo Cikarang Cosmopolis.

Sebagai pengelola kawasan mandiri berstandar internasional, LPCK secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek pengembangan. Perseroan tidak hanya berfokus pada pembangunan properti, tetapi juga pada penciptaan nilai sosial jangka panjang serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Langkah tersebut sejalan dengan inisiatif strategis Lippo untuk Indonesia PASTI yang diusung Lippo Group. Kerangka kerja keberlanjutan ini bertumpu pada lima pilar utama, yakni Pendidikan, Lingkungan, Sejahtera, Kesehatan, dan Ekonomi, sebagai panduan dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Sebagai implementasi pilar sosial, LPCK menyerahkan bantuan berupa rompi Polisi Lalu Lintas kepada Polsek Serang Baru pada November 2025. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis, sekaligus membantu aparat dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib bagi masyarakat.

Memasuki Januari 2026, perseroan juga menunjukkan respons cepat terhadap kondisi darurat sosial dengan menyalurkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, telur, ikan kaleng, dan air mineral yang didistribusikan ke tujuh desa terdampak, yakni Desa Sukamulya, Sukadarma, Sukahurip, Sukamanah, Banjarsari, Sukaasih, dan Sukarukun.

Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan, menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun kawasan yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pengembangan kawasan tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui implementasi ESG, kami ingin tumbuh bersama dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Lukas.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan komunitas lokal menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial serta ketahanan lingkungan kawasan.

“Pendekatan kolaboratif ini menjadi fondasi agar pertumbuhan kawasan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi konkret dari pilar Sejahtera dalam kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI. Melalui berbagai inisiatif ESG, LPCK berkomitmen menghadirkan kawasan perkotaan yang modern, inklusif, berdaya saing, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Tutup