Speak Up di Medsos, Perempuan Ini Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pemerkosaan

Tangkapan layar

Jagat media sosial kembali diramaikan oleh pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual. Pengakuan tersebut disampaikan melalui video singkat yang beredar luas dan memicu perhatian publik.

Perempuan bernama Cinta Ruhama Amelz atau yang akrab disapa Tara mengungkap identitas pria yang ia tuding sebagai pelaku. Dalam pernyataannya, ia menyebut nama Rendy Brahmantyo alias Embo, yang disebut bekerja di bawah naungan sebuah perusahaan swasta.

Dalam video yang diunggahnya, Tara secara terbuka meminta publik mengingat nama terduga pelaku.

“Teman-teman, aku mau minta kalian untuk ingat nama ini,” ujar Tara dalam video tersebut.

Ia menegaskan bahwa kasus dugaan pemerkosaan yang dialaminya telah resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian. Saat ini, ia mengaku tengah mendapat pendampingan kuasa hukum untuk mengawal proses hukum yang berjalan.

“Aku sudah melaporkan yang bersangkutan ke polisi atas dugaan pemerkosaan terhadap diri aku sendiri. Aku saat ini didampingi oleh kuasa hukum,” katanya.

Tak hanya itu, Tara juga mengungkap adanya dugaan tekanan sosial pasca dirinya melaporkan peristiwa tersebut. Ia menilai terduga pelaku memanfaatkan relasi kuasa untuk memengaruhi lingkungan sekitar.

Dalam pengakuannya, ia menyebut ruang gerak karier suaminya turut terdampak.

“Ada upaya membatasi ruang gerak karier suami saya dengan memengaruhi rekan-rekan kerjanya,” ujarnya.

Selain itu, Tara menuding adanya narasi yang dinilai memelintir fakta atas peristiwa yang dilaporkannya.

“Beliau juga diduga menyebarkan narasi untuk memelintir kebenaran dan menghilangkan kebenaran yang terjadi,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga pelaku maupun perusahaan yang disebutkan terkait tudingan tersebut. Proses hukum atas laporan tersebut masih berlangsung di kepolisian.

Tutup