Militer Thailand Bongkar Kompleks Penipuan di Kamboja, Ada Ruangan Tiruan Kantor Polisi Indonesia
Militer Thailand mengungkap temuan mengejutkan dari sebuah kompleks penipuan transnasional berskala besar yang beroperasi di wilayah Kamboja. Dalam penggerebekan tersebut, aparat menemukan sejumlah ruangan yang dirancang menyerupai kantor polisi dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kompleks penipuan yang dikenal dengan nama O’Smach itu berada di kawasan perbatasan Kamboja–Thailand, wilayah yang selama ini menjadi sengketa kedua negara. Area tersebut kini berada di bawah kendali pasukan Thailand menyusul bentrokan militer yang terjadi pada akhir tahun lalu.
Dalam pernyataannya, militer Thailand menyebut O’Smach berfungsi sebagai pusat operasi penipuan lintas negara dan diduga menampung ribuan orang yang dipaksa bekerja sebagai pelaku penipuan daring.
Pejabat militer Thailand mengungkapkan bahwa para korban direkrut secara paksa dan diancam hukuman berat apabila menolak menjalankan aksi penipuan terhadap target di berbagai negara.
“Korban dipaksa menipu warga asing. Jika menolak, mereka menghadapi kekerasan fisik dan hukuman berat,” ungkap salah satu pejabat militer Thailand, seperti dikutip media setempat.
Dalam penggerebekan tersebut, aparat menemukan ruangan-ruangan yang dibuat menyerupai kantor kepolisian dari sedikitnya tujuh negara. Negara-negara yang ditiru antara lain Singapura, Tiongkok, India, Indonesia, Vietnam, dan Australia.
Ruangan tiruan itu diduga digunakan untuk meyakinkan korban penipuan agar percaya bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan aparat penegak hukum resmi dari negara masing-masing.
Hingga kini, otoritas Thailand masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap jaringan di balik operasi penipuan tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan sindikat internasional serta jumlah korban dari masing-masing negara.





