Menu MBG Diduga Jadi Pemicu, Jumlah Korban di Sukabumi Capai 10 Orang
Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan makanan usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Rabu (28/1/2026) malam, total korban yang menjalani perawatan tercatat mencapai 10 orang.
Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan, membenarkan adanya penambahan korban dalam kasus tersebut. Ia menyebut seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini masih dalam pemantauan petugas kesehatan.
“Berdasarkan laporan yang kami rekap hingga hari ini, awalnya sembilan orang, kemudian bertambah satu, sehingga total menjadi 10 orang. Alhamdulillah semuanya sudah ditangani dan saat ini masih dalam tahap observasi,” ujar Ade saat ditemui di Puskesmas Simpenan.
Ade menjelaskan, hingga kini penyebab pasti dugaan keracunan masih didalami. Namun, indikasi awal mengarah pada makanan yang dikonsumsi para korban dalam program MBG.
“Dugaan sementara memang mengarah ke faktor makanan. Dari informasi yang kami terima, menu yang dikonsumsi di antaranya sayur-sayuran, tahu, dan wortel. Namun hal ini masih perlu pendalaman lebih lanjut,” katanya.
Selain faktor makanan, Ade juga menyinggung kemungkinan pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap munculnya kasus tersebut. Menurutnya, kebiasaan dasar seperti mencuci tangan juga berperan dalam mencegah terjadinya gangguan kesehatan.
“PHBS juga berpengaruh, salah satunya kebiasaan mencuci tangan. Ini menjadi salah satu aspek yang ikut kami evaluasi,” pungkasnya.





