Dituding Berpihak, Irfan Hakim Buka Suara soal Polemik Denada–Ressa

Irfan Hakim

Presenter kondang Irfan Hakim akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan miring yang belakangan ramai diarahkan kepadanya di media sosial. Ia dituding netizen berpihak dan membela Denada dalam perseteruannya dengan Ressa Rizky Rossano.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @irfanhakim75, Irfan menyampaikan klarifikasi dalam bentuk video berjudul “Ini klarifikasi gue .. Silahkan menonton sampai selesai”. Klarifikasi tersebut diunggah menyusul viralnya potongan video Irfan dalam sebuah acara televisi yang kemudian dibandingkan dengan pernyataan Ressa dalam podcast Denny Sumargo.

Irfan menjelaskan, kegaduhan yang terjadi berawal dari kesalahan persepsi publik akibat perbedaan waktu tayang dan framing konten. Menurutnya, banyak netizen menilai pernyataannya seolah menyudutkan salah satu pihak setelah menonton podcast Ressa yang tayang belakangan.

“Kesannya gue menormalisasikan hubungan ibu dan anak yang tidak jelas. Padahal itu muncul karena framing antara podcast Densu dan tugas gue di FYP,” ujar Irfan dalam video klarifikasinya, Jumat (30/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa proses syuting acara For Your Pagi (FYP) saat mewawancarai pengacara Hotman Paris dilakukan pada 20 Januari 2026. Sementara itu, podcast Ressa Rizky Rossano bersama Denny Sumargo baru tayang secara lengkap setelahnya.

Menurut Irfan, pada saat wawancara berlangsung, informasi yang tersedia masih sangat terbatas. Ia mengaku hanya mengajukan pertanyaan berdasarkan isu dan keresahan publik yang berkembang saat itu.

“Waktu itu baru ada statement singkat dari Ressa, belum sepanjang yang ada di podcast. Pertanyaan gue ke Bang Hotman berdasarkan apa yang ramai dibicarakan netizen saat itu,” jelasnya.

Sebagai presenter senior, Irfan menegaskan komitmennya terhadap profesionalisme dan objektivitas dalam membawakan acara. Ia membantah anggapan bahwa dirinya berpihak kepada salah satu pihak dalam polemik tersebut.

“Saya adalah host talkshow. Saya tidak boleh berpihak kepada salah satu narasumber,” tegas Irfan.

Di akhir klarifikasinya, Irfan Hakim juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila pernyataannya dinilai menyinggung atau melukai perasaan pihak tertentu maupun mengecewakan publik.

“Kalau pernyataan saya mengecewakan, saya mohon maaf,” pungkasnya.

Tutup