Longsor Tutup Jalur Vital Lebak, Aktivitas Tambang Pasir Disorot
Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Lebak, Banten, memicu longsor besar di kawasan Gunung Walang, Desa Cisitu, Kecamatan Cibeber. Longsoran tebing setinggi sekitar 50 meter itu menutup sebagian badan Jalan Raya Pasirkuray–Cisitu, jalur vital penghubung antarwilayah, pada Sabtu (27/12/2025) pagi.
Material tanah dan bebatuan berukuran besar runtuh ke badan jalan, nyaris menimbun pengendara yang tengah melintas. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga dan pengguna jalan karena terjadi secara tiba-tiba saat hujan masih mengguyur kawasan tersebut.
Video detik-detik longsor yang direkam warga pun beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat tebing curam runtuh disertai suara gemuruh, sementara material longsoran menghantam jalan yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan longsor diterima dari BPBD Kecamatan Cibeber pada hari yang sama. “Longsor terjadi di jalur Pasirkuray–Cisitu, tepatnya di sekitar Gunung Walang,” ujar Sukanta, Selasa (30/12/2025).
Menurut Sukanta, hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama yang membuat struktur tanah di kawasan tersebut menjadi labil. Namun demikian, kondisi alam tersebut diperparah oleh aktivitas pengambilan pasir secara manual di sekitar tebing yang memiliki ketinggian ekstrem.
“Selain hujan deras, ada aktivitas penggalian pasir oleh masyarakat. Padahal sebelumnya sudah ada peringatan dari tokoh adat karena kondisi tebing sangat berbahaya,” tegasnya.
BPBD mencatat, longsor di jalur Gunung Walang bukan kejadian tunggal. Sehari sebelumnya, dua titik longsor telah terjadi di jalur yang sama, yakni sebelum Jembatan Cikidang dan di ruas menuju lokasi longsor utama, yang mengindikasikan tingginya kerentanan kawasan tersebut.
Pasca-kejadian, BPBD Lebak berkoordinasi dengan Pemkab Lebak, Dinas PUPR, dan Dishub untuk penanganan darurat, pembersihan material longsor, serta pengamanan arus lalu lintas guna mencegah korban jiwa.
BPBD Lebak mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan perbukitan dan jalur rawan longsor. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, warga diminta menghindari aktivitas di sekitar tebing curam demi keselamatan bersama.




