Apanya Dong

Sony Music Indonesia dan Musica Studios berhasil menyatukan tiga penyanyi muda dari label berbeda dalam sebuah proyek kolaborasi bertajuk Apanya Dong. Lagu legendaris ciptaan mendiang Titiek Puspa tersebut dihadirkan kembali dengan sentuhan modern oleh Zara Leola dari Musica Studios, serta Mikky dan Zia dari Sony Music Indonesia.

Single Apanya Dong menjadi pembuka dari proyek kolaborasi kedua label besar tersebut yang menghadirkan remake lagu-lagu klasik Indonesia dengan interpretasi baru dari para musisi lintas label. Proyek ini juga melibatkan Fadly sebagai produser, yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Mikky dan Zia dalam dua single mereka, Aku Dah Lupa dan Aku Bilang Jangan, dengan warna musik hip dut atau hip-hop dangdut.

Bagi Zara Leola, kolaborasi ini menjadi pengalaman baru yang tidak ingin ia lewatkan meski di tengah jadwal syuting yang padat. Ia mengaku tertarik karena proyek ini memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi genre musik yang belum pernah ia bawakan sebelumnya.

“Waktu pertama kali ditawari oleh A&R Musica, jadwal syuting aku sedang padat. Tapi aku bertekad mewujudkan proyek MikkyZia x Zara ini karena aku belum pernah menyanyikan lagu dengan genre hip dut. Saat akhirnya terwujud, rasanya senang sekali karena bisa mencoba hal yang baru,” ujar Zara.

Zia mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi pengalaman pertama bagi dirinya dan Mikky bekerja lintas label. Proses pengerjaan single ini pun terbilang singkat, hanya memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan, termasuk proses rekaman yang dapat diselesaikan dalam satu hari.

Sementara itu, Mikky menjelaskan bahwa lagu Apanya Dong memang telah ditentukan sejak awal oleh pihak label sebagai pembuka proyek kolaborasi Sony Music Indonesia dan Musica Studios. Ia merasa bangga dapat membawakan ulang lagu legendaris yang sudah melekat di hati pecinta musik Indonesia.

“Tantangan hampir tidak ada karena ini lagu yang memang aku suka. Membawakannya terasa menyenangkan, apalagi berkolaborasi dengan Zara. Kami yakin ada banyak hal segar yang ditawarkan dalam single ini, baik untuk generasi lama maupun Gen Z yang mungkin belum terlalu familiar dengan lagu ini,” kata Mikky.

Zara menambahkan bahwa meski proses pengerjaan singkat, suasana yang cair dan kecocokan di antara mereka membuat proses kreatif berjalan menyenangkan. Tantangan terbesarnya justru keluar dari zona nyaman sebagai penyanyi.

“Ini pertama kalinya aku membawakan lagu hip dut. Awalnya sempat takut tidak cocok, tapi ternyata aku menikmati genre baru ini,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Mikky, Zia, dan Zara berharap Apanya Dong dapat diterima dengan baik oleh pendengar lintas generasi. Mereka juga berharap lagu ini bisa menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal karya-karya legendaris Indonesia dengan kemasan musik yang lebih modern. Single Apanya Dong sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 10 Desember 2025.

Tutup